cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

Rencana Pengangkatan Tenaga Ahli DPRD Sumenep Jadi Polemik di Masyarakat

SUMENEP, DAPURPOS.Com – Rencana pengangkatan Tenaga Ahli (TA) baru di DPRD Kabupaten Sumenep memicu polemik di kalangan publik. Banyak pihak, termasuk aktivis dan masyarakat, mempertanyakan transparansi serta urgensi dari langkah tersebut.

Rencana ini bermula setelah DPRD Sumenep mengumumkan adanya rekrutmen TA yang dinilai dapat meningkatkan kinerja dewan. Namun, pengangkatan tersebut tak luput dari sorotan karena dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan yang ada, serta diduga melibatkan sejumlah nama yang memiliki kedekatan politik dengan pihak tertentu.

Beberapa warga menilai bahwa pengangkatan TA baru akan menambah beban anggaran daerah, sementara masih banyak sektor yang membutuhkan perhatian lebih besar, seperti pendidikan dan kesehatan. Selain itu, banyak yang meragukan apakah pengangkatan TA benar-benar akan memberikan dampak positif terhadap kinerja DPRD.

“Sebagai warga, kami berharap agar penggunaan anggaran lebih diperhatikan, jangan sampai pengangkatan ini justru menjadi beban baru bagi daerah,” ujar salah seorang warga, SJi, saat dimintai tanggapannya.25 januari 2025

Di sisi lain, sejumlah anggota DPRD Sumenep membela rencana tersebut, dengan alasan bahwa tenaga ahli sangat penting untuk memberikan dukungan dalam penyusunan regulasi yang lebih baik dan profesional. Menurut mereka, tenaga ahli yang memiliki keahlian khusus akan membantu mempercepat proses legislasi serta mengoptimalkan kerja dewan dalam melayani masyarakat.

Baca Juga :  Kunjungan Jurnalis AWDI Sumenep ke Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Bali Bahas Keterlibatan Kemajuan Pariwisata

Meski demikian, polemik ini belum menunjukkan tanda-tanda mereda, dan beberapa pihak mendesak agar DPRD Sumenep memberikan penjelasan lebih rinci tentang latar belakang dan kriteria pengangkatan TA yang akan dilakukan. Mereka juga meminta agar proses rekrutmen dilakukan secara terbuka dan melibatkan masyarakat dalam pengawasan.

Baca Juga :  Keraton Langit Dorong UMKM dan Pertanian Lewat Bazar Mitra di Pasongsongan

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak DPRD Sumenep terkait langkah selanjutnya, namun sorotan publik terus mengalir deras. Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan penjelasan lebih mendalam agar tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat. (jar/man).