Taufiq MS Apresiasi Penganugerahan Gelar Pahlawan, tapi Ingatkan Paradoks Sejarah Marsinah dan Soeharto

- Redaksi

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, DapurPos.com — Politikus muda asal Surabaya, Taufiq MS, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah pemerintah yang tahun ini menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sejumlah tokoh lintas latar belakang. Salah satu penerimanya adalah seorang kiai asal Madura yang dikenal sebagai guru dari pendiri Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Asy’ari.

Menurut Taufiq, keputusan tersebut menunjukkan bahwa negara kini semakin terbuka dalam mengakui peran besar para ulama dan pendiri pesantren dalam perjuangan kemerdekaan serta pembentukan karakter bangsa.

“Pemerintah telah menunjukkan sikap berkeadilan sejarah. Bahwa pahlawan bukan hanya mereka yang berjuang di medan tempur, tetapi juga para kiai dan guru bangsa yang menanamkan nilai keislaman, kebangsaan, dan kemerdekaan,” ujar Taufiq di Surabaya, Senin (10/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi muda Partai NasDem ini juga mengapresiasi langkah pemerintah yang memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah, aktivis buruh perempuan yang gugur saat memperjuangkan hak-hak pekerja.

“Marsinah adalah simbol perjuangan kelas pekerja dan keberanian perempuan melawan ketidakadilan. Ia pantas mendapatkan gelar itu, bahkan mungkin sudah lama layak,” kata Taufiq.

Namun, di balik apresiasinya, Ketua IKA FISIP UINSA tersebut menilai ada ironi dalam keputusan tahun ini. Ia menyebut publik tentu akan mencermati kontras antara Marsinah sebagai korban perjuangan buruh dan Soeharto, penguasa pada masa ketika kebebasan buruh justru dibungkam.

“Ada ironi sejarah di sana. Di satu sisi, kita memuliakan korban perjuangan buruh; di sisi lain, kita juga memuliakan penguasa pada masa ketika suara buruh dibungkam. Ini paradoks yang perlu menjadi bahan refleksi bersama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Taufiq menegaskan bahwa penghargaan kepada para pahlawan semestinya tidak hanya sebatas seremoni tahunan, melainkan menjadi pengingat moral dan politik bagi bangsa agar tetap berpihak kepada rakyat kecil, kaum guru bangsa, serta pejuang keadilan sosial.

“Semangat para kiai dan aktivis seperti Marsinah adalah napas bangsa ini. Jangan sampai penghargaan itu berhenti sebagai simbol tanpa makna perjuangan,” pungkasnya. (red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak Generasi Maritim Unggul dan Bersertifikat
KSOP Kalianget Aktif Dukung Wet Drill Evakuasi Medis Kru Kapal Pan Marine 14 di Blok Maleo
Prajurit Kodaeral IX Asah Kemampuan Tempur, Puluhan Personel TNI AL Ikuti Latihan Menembak di Maluku Tengah

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:39 WIB

Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:05 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar

Berita Terbaru

Berita

PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:01 WIB