Tim Nakes PKM Gayam Tembus Badai di Tengah Cuaca Ekstrem, Aksi heroik Yang Perlu Acungi Jempol

- Redaksi

Rabu, 26 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

DAPURPOS.COM, SUMENEP – Dedikasi tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas Gayam, Kabupaten Sumenep, benar-benar diuji. Mereka nekat menerjang badai dan cuaca ekstrem di perairan Kabupaten Sumenep demi menyelamatkan seorang ibu yang hendak melahirkan.

Tim medis yang terdiri dari beberapa tenaga kesehatan ini bertolak dari Pelabuhan Gayam menuju Pelabuhan Dungkek pada Senin malam (24/3/2025) untuk merujuk pasien ke rumah sakit di daratan utama. Dalam perjalanan penuh risiko ini, pasien dalam kondisi terbaring dan terpasang infus.

Peristiwa heroik ini menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah sejumlah video aksi mereka viral di jagat maya.

Menanggapi kejadian ini, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, drg. Hj. Ellya Fardasah, M.Kes, mengapresiasi keteguhan tim nakes yang berjuang tanpa pamrih demi keselamatan ibu dan bayi.

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi tinggi tim nakes di kepulauan ini. Mereka tetap memberikan pelayanan maksimal meski dalam kondisi cuaca ekstrem. Namun, kami juga perlu mengambil langkah strategis agar kejadian seperti ini bisa diminimalisir di masa mendatang,” ujar Hj. Ellya Fardasah, Selasa (25/3/2025).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Dinkes Sumenep sebenarnya telah menyediakan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) bagi ibu hamil yang sudah mendekati persalinan, khususnya yang berasal dari kepulauan.

“Kami sudah menyiapkan rumah tunggu kelahiran untuk mengantisipasi situasi darurat seperti ini. Namun, masih banyak masyarakat yang enggan melakukan rujukan dini. Edukasi dan motivasi sangat diperlukan agar mereka memahami pentingnya keselamatan ibu dan bayi,” tegasnya.

Hj. Ellya juga mengimbau para tenaga medis untuk tetap berhati-hati dalam bertugas di tengah kondisi cuaca yang sulit diprediksi.

“Tetap semangat menolong ibu dan anak. Ini bukan sekadar tugas, tapi juga perjuangan dan ibadah yang luar biasa,” tutupnya.

Perjalanan Dramatis di Tengah Laut

Kapal motor yang mengangkut pasien ini berangkat dari Pelabuhan Gayam pada Selasa (25/3/2025) pukul 05.50 WIB dan tiba di Pelabuhan Dungkek pukul 07.45 WIB.

Kapal ini dinakhodai oleh empat anggota Pokmas Peduli Sosial, yakni Ach Rasidi, Misbakhul Munir, Eko Fernanto, dan Irwan dengan pasien Ibu Melahirkan yang beralamat Desa Nyamplong Kecamatan Gayam yang didampingi Pak Kades Nyamplong Kecamatan Gayam.

Sedangkan Tim medis yang mendampingi pasien Bidan desa gayam maulida(Ida), Bidan desa tarebung ika ayu (Ika) dan dr. Imam Mukhlis.

Demi memastikan perjalanan berjalan lancar, tim Pokmas menggunakan dua mesin sekaligus agar kapal tetap stabil meski diterpa gelombang tinggi.

Aksi heroik tim nakes ini menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan membutuhkan dukungan lebih besar, baik dari segi fasilitas transportasi, edukasi masyarakat, maupun kesiapan tenaga medis.

Kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya koordinasi antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat agar nyawa ibu dan bayi bisa terselamatkan tanpa harus melalui perjalanan penuh risiko.

(jar/red)**

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak Generasi Maritim Unggul dan Bersertifikat
KSOP Kalianget Aktif Dukung Wet Drill Evakuasi Medis Kru Kapal Pan Marine 14 di Blok Maleo
Prajurit Kodaeral IX Asah Kemampuan Tempur, Puluhan Personel TNI AL Ikuti Latihan Menembak di Maluku Tengah

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:39 WIB

Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:05 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar

Berita Terbaru

Berita

PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:01 WIB