Bupati Sumenep Instruksikan ke Setiap OPD Siap Siaga Tanggap Banjir

- Editorial Team

Jumat, 16 Mei 2025 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bupati Sumenep Dr. H Ach Fauzi Wongsojudo, MH.

Foto : Bupati Sumenep Dr. H Ach Fauzi Wongsojudo, MH.

SUMENEP,DAPURPOS.COM – Menghadapi curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk turun langsung ke lapangan dan siaga penuh, terhadap potensi banjir yang mulai melanda sejumlah titik di wilayah Kabupaten Sumenep.

Instruksi tersebut disampaikan Bupati Fauzi kepada jajarannya, setelah menerima laporan terkait terjadinya genangan air dan banjir di beberapa wilayah, terutama di daerah yang rawan banjir jika intensitas dan curah hujan yang tinggi.

“Saya minta kepada pihak terkait, BPBD, Camat, dan kepala desa, untuk segera turun ke wilayah masing-masing. Pastikan semua langkah pencegahan dan penanganan dilakukan dengan cepat dan tepat,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, Rabu (14/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Bupati juga meminta agar seluruh sumberdaya yang dimiliki dinas terkait disiagakan, untuk membantu normalisasi saluran air yang tersumbat.

Baca Juga:  Penyaluran Program Bantuan Pangan Tahun 2024 di Desa Dasuk Laok Sumenep Diduga Tak Beres, Aktivis Lidik Hukum dan Ham ; Akan Bawa ke Ranah Hukum

Selain itu, dan tak kalah pentingnya, Bupati juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, yang bisa menyebabkan saluran air tersumbat dan memperparah banjir.

Bupati juga meminta kepada masyarakat untuk segera melaporkan kepada pemerintah daerah melalui call center 112, jika ada kejadian luar biasa akibat curah hujan yang tinggi.

“Selain itu, kami juga telah meminta BPBD Sumenep, untuk menyiapkan logistik bagi warga yang terdampak, karena keselamatan dan kebutuhan dasar warga harus menjadi prioritas utama,” tutupnya.

Dengan curah hujan yang diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan, pemerintah Kabupaten Sumenep terus mengimbau masyarakat untuk waspada dan segera melapor, jika menemukan indikasi potensi banjir di lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Tidak Perlu ke Surabaya Lagi, Layanan Urologi Kini Ada di RSUDMA Sumenep

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Achmad Laily Maulidi, menyampaikan bahwa, atas petunjuk Bupati Sumenep, pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap beberapa titik yang terdampak banjir di Kabupaten Sumenep.

“Salah satu upaya yang dilakukan adalah penyedotan air hujan di Desa Babbalan, dengan menggunakan alat pompa milik Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, warga sekitar, serta BPBD,” ungkapnya di tempat terpisah

Menurutnya, banjir tidak hanya terjadi di wilayah seputar Kota Sumenep dan Kecamatan Batuan. Air dengan ketinggian mencapai pinggang orang dewasa juga menggenangi asrama putri Pondok Pesantren Al-Amin Prenduan.

“Tadi malam kami telah menyalurkan sembilan jenis bantuan kepada para penghuni asrama santri putri tersebut, seperti selimut dan makanan siap saji,” terangnya.

Penanganan lanjutan kami lakukan sejak pagi hari ini (14/5) dengan membersihkan sisa-sisa lumpur akibat genangan air yang terjadi kemarin di asrama tersebut.

Baca Juga:  DPRD Sumenep Perkuat Legislasi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan atas Tiga Raperda 2026

Selain itu, kami juga telah menyalurkan paket sembako kepada warga terdampak di Desa Babbalan. Sementara itu, untuk Desa Patean, BPBD Sumenep telah menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Sumenep untuk tetap waspada karena berdasarkan prediksi cuaca dari BMKG, wilayah Sumenep masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” pungkasnya.

(jar/red)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual
Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum
Pilkades 2027 Sumenep: 246 Desa Disiapkan, E-Voting dan Manual Bakal Diterapkan
Sembilan Bulan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar Menunggak, DPMD Sumenep Ancam Langkah Hukum
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG

Berita Terbaru