Petani Sumenep Audiensi Pemkab, Tuntut Pergantian Tim Ahli Bupati Bidang Pertanian

- Editorial Team

Senin, 19 Mei 2025 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – DAPURPOS.COM – Sejumlah perwakilan petani dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep pada hari ini. Senin 19 mei 2025.

Dalam pertemuan tersebut, para petani menyampaikan dua tuntutan utama kepada pemerintah daerah.

1.Evaluasi dan mendesak ganti Tim Ahli Bupati bidang pertanian

2.Perhatikan kesejahteraan petani

Audiensi diterima langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep.

Oplus_131072

Dalam forum itu, para petani meminta agar tim ahli Bupati bidang pertanian segera diganti karena dinilai tidak berpihak kepada harapan petani di lapangan. Selain itu, mereka juga menuntut agar pemerintah daerah lebih serius memperhatikan kesejahteraan petani, terutama menyangkut kebijakan dan alokasi anggaran pertanian yang berpihak pada petani.

Baca Juga:  Baguna PDI Perjuangan Sumenep Kawal Rujukan Medis Pasien Kepulauan

Menanggapi tuntutan tersebut, Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto S. TP, M. Si ,menyatakan akan melaporkan semua aspirasi dan tuntutan para petani kepada Bupati Sumenep serta mengevaluasi Tim Ahli (TA) yang bersangkutan.

Baca Juga:  BPP Pasongsongan Peringati Hari Pahlawan: Kukuhkan Petani sebagai “Pahlawan Pangan” Penjaga Ketahanan Daerah

Sementara itu, Kepala Dinas DKPP Sumenep , Chainur Rasyid, berjanji akan segera menindaklanjuti aspirasi tersebut, dengan mengundang Gapoktan untuk melakukan dialog lanjutan pada minggu depan.

Audiensi ini menjadi bentuk keprihatinan sekaligus harapan besar para petani terhadap perhatian pemerintah dalam meningkatkan sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Sumenep.

(jar/red)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual
Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum
Pilkades 2027 Sumenep: 246 Desa Disiapkan, E-Voting dan Manual Bakal Diterapkan
Sembilan Bulan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar Menunggak, DPMD Sumenep Ancam Langkah Hukum
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG

Berita Terbaru