Bupati Sumenep Tegaskan Dana Desa Bukan Sekadar Laporan: “Harus Hadirkan Manfaat Nyata bagi Warga”

- Editorial Team

Jumat, 14 November 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.COM – Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH., menegaskan bahwa pengelolaan Dana Desa tidak boleh berhenti pada penyusunan laporan administrasi semata, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Penegasan itu ia sampaikan saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa 2025 di Kantor Bupati, Jumat (14/11/2025).

“Keuangan desa itu bukan hanya urusan administrasi. Yang masyarakat butuhkan adalah hasil konkret apakah anggaran itu benar-benar menyentuh mereka atau tidak,” tegas Bupati Fauzi di hadapan para kepala desa dan jajaran OPD terkait.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep tersebut menekankan bahwa Dana Desa merupakan mesin percepatan pembangunan di tingkat akar rumput. Karena itu, ia meminta para kepala desa mengelola anggaran secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan warga.

Menurutnya, majunya desa adalah barometer perkembangan daerah secara keseluruhan.

“Kalau desanya maju, kabupatennya juga ikut maju. Kepala desa harus bekerja dengan integritas dan kolaborasi, bukan berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Fauzi memastikan Pemerintah Kabupaten Sumenep akan terus mengawal dan mendampingi pemerintah desa agar pengelolaan Dana Desa tetap tepat sasaran serta berdampak nyata.

Baca Juga:  Sentuhan Bupati Sumenep: Mudik Gratis untuk Warga Kepulauan Disambut Haru

Target Desa Mandiri dan Inovatif

Bupati menyampaikan target besar Pemkab Sumenep: mendorong desa-desa tidak hanya berkembang, tetapi naik kelas menjadi desa mandiri.

“Program yang berpihak kepada masyarakat, layanan publik yang semakin baik, serta pemberdayaan ekonomi lokal harus menjadi prioritas. Dana Desa bukan formalitas, tapi motor perubahan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam tata kelola pemerintahan desa.

“Teknologi mempercepat administrasi, memperkuat transparansi, dan mempermudah pelayanan. Kepala desa jangan takut berinovasi,” imbuhnya.

Ia optimistis bahwa sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat akan melahirkan model pembangunan desa yang lebih kreatif dan berkelanjutan.

“Kalau sinergi ini kuat, desa-desa kita bukan hanya berkembang, tapi bisa menjadi pionir,” pungkasnya.

Peserta FGD

Baca Juga:  Bupati Sumenep Ingatkan ASN, Jangan Live di Medsos Saat Jam Kerja

FGD ini dihadiri sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemkab Sumenep, antara lain:

Plt Kepala Inspektorat Sumenep

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)

Kepala Diskop UKM dan Perindag

Kepala Dinas Sosial

Para camat

Perwakilan kepala desa beserta jajaran perangkat desa

Acara evaluasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola Dana Desa yang lebih baik, transparan, dan berdampak bagi masyarakat Sumenep.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Bappeda Sumenep Perketat Pengawasan Program Strategis, Koordinasi Lintas OPD Jadi Fokus
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Banyak Tempat Hiburan Malam di Sumenep, Penertiban Hanya Sasar Potre Jadi Pertanyaan
Aspirasi Perempuan Tak Boleh Mandek, Pemkab Sumenep Aktifkan Kembali Pos Curhat
Tak Mau Bergantung pada Bantuan dari Darat, Warga Pagerungan Besar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
QRIS Menjangkau Kepulauan, Bapenda Sumenep Gelar VIRAL 2026 di Sapudi
APBD 2026 Dikebut, Pemkab Sumenep Tekan OPD Percepat Belanja dan PAD
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Pengawasan Program Strategis, Koordinasi Lintas OPD Jadi Fokus

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:50 WIB

Banyak Tempat Hiburan Malam di Sumenep, Penertiban Hanya Sasar Potre Jadi Pertanyaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Aspirasi Perempuan Tak Boleh Mandek, Pemkab Sumenep Aktifkan Kembali Pos Curhat

Rabu, 30 September 2026 - 16:57 WIB

Tak Mau Bergantung pada Bantuan dari Darat, Warga Pagerungan Besar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru