Wabup Sumenep Turun Tangan, Krisis Listrik 6 Jam di Giliraja Didorong Segera Tuntas

- Editorial Team

Kamis, 19 Maret 2026 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAPURPOS.COM, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep bergerak cepat merespons keluhan warga Pulau Giliraja terkait keterbatasan layanan listrik yang hanya menyala sekitar 6 jam per hari secara bergiliran. Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, S.H., M.H., turun langsung memimpin audiensi antara tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pihak PLN guna mencari solusi konkret atas persoalan tersebut.

Audiensi yang berlangsung di ruang Wakil Bupati Sumenep, Selasa (17/3/2026), dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, di antaranya Asisten I dan Asisten III Setdakab Sumenep, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Manager PLN ULP Sumenep, serta perwakilan masyarakat dan tokoh agama Giliraja.

Baca Juga:  Kunjungan AWDI Sumenep,Dinas Pariwisata Bali Jelaskan Peran Media dalam Kemajuan Pariwisata Daerah

Dalam forum itu terungkap, gangguan listrik dipicu oleh kerusakan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Giliraja akibat beban pemakaian berlebih (overload). Kondisi tersebut diperparah oleh adanya miskomunikasi antara pihak PLN dan masyarakat setempat, yang memicu keresahan berkepanjangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, menegaskan bahwa persoalan listrik merupakan kebutuhan mendasar yang tidak boleh diabaikan oleh penyedia layanan.

“Listrik ini kebutuhan utama masyarakat. Tidak boleh ada pelayanan yang setengah-setengah, apalagi sampai menghambat aktivitas warga,” tegasnya usai audiensi.

Ia juga meminta pihak PLN segera mengambil langkah konkret dan memberikan kepastian kepada masyarakat terkait normalisasi layanan listrik di wilayah tersebut.

“Saya minta ada kepastian dan langkah cepat. Masyarakat butuh solusi, bukan sekadar penjelasan,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, pihak PLN menyampaikan bahwa proses perbaikan mesin PLTD saat ini tengah berlangsung dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat, sehingga distribusi listrik dapat kembali normal seperti sediakala.

Baca Juga:  Ketua AWDI Sumenep Berharap Kepada Pihak Penyelenggara Event Bertanggung Jawab Akibat Rusaknya Rumput di Stadion

Selain itu, dalam audiensi tersebut juga disepakati bahwa PLN akan meningkatkan transparansi terkait kondisi riil mesin pembangkit dan kapasitas konsumsi listrik masyarakat. PLN juga berkomitmen tidak akan menambah beban daya di luar kemampuan pembangkit yang tersedia.

Baca Juga:  Kejari Bondowoso Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Rp 2,2 Miliar: Dana BLTDD hingga Kesehatan Dipakai Bangun Rumah Pribadi

Audiensi ini diharapkan menjadi titik terang bagi percepatan pemulihan layanan listrik di Giliraja, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, PLN, dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan pelayanan publik yang optimal. (adie/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banyak Tempat Hiburan Malam di Sumenep, Penertiban Hanya Sasar Potre Jadi Pertanyaan
Aspirasi Perempuan Tak Boleh Mandek, Pemkab Sumenep Aktifkan Kembali Pos Curhat
Tak Mau Bergantung pada Bantuan dari Darat, Warga Pagerungan Besar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
QRIS Menjangkau Kepulauan, Bapenda Sumenep Gelar VIRAL 2026 di Sapudi
APBD 2026 Dikebut, Pemkab Sumenep Tekan OPD Percepat Belanja dan PAD
Dana Gaji Sudah Dicairkan Tunai, Mengapa Perangkat Desa Pagerungan Besar Belum Dibayar 9 Bulan?
Bappeda Sumenep Perkuat Strategi Pengentasan Kemiskinan Berbasis Wilayah
Bappeda Sumenep Perkuat Strategi Pengentasan Kemiskinan Berbasis Wilayah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:50 WIB

Banyak Tempat Hiburan Malam di Sumenep, Penertiban Hanya Sasar Potre Jadi Pertanyaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Aspirasi Perempuan Tak Boleh Mandek, Pemkab Sumenep Aktifkan Kembali Pos Curhat

Rabu, 30 September 2026 - 16:49 WIB

QRIS Menjangkau Kepulauan, Bapenda Sumenep Gelar VIRAL 2026 di Sapudi

Senin, 28 September 2026 - 15:56 WIB

APBD 2026 Dikebut, Pemkab Sumenep Tekan OPD Percepat Belanja dan PAD

Senin, 28 September 2026 - 15:48 WIB

Dana Gaji Sudah Dicairkan Tunai, Mengapa Perangkat Desa Pagerungan Besar Belum Dibayar 9 Bulan?

Berita Terbaru