PEMDA Sumenep Melalui BAPEDDA Melaksanakan Musrembang Tentang RPJMD 2025-2029

- Editorial Team

Jumat, 9 Mei 2025 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.COM – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumenep Tahun 2025–2029, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat utama Kantor Bupati Sumenep tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Bakorwil Pamekasan, serta para kepala perangkat daerah dan unsur terkait lainnya.

Baca Juga:  PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU, menjelaskan RPJMD ini bertujuan untuk menjaring aspirasi dan masukan dari seluruh pemangku kepentingan guna merumuskan arah kebijakan pembangunan lima tahun ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum strategis ini, dilakukan pemaparan terhadap visi, misi, serta program prioritas yang akan menjadi landasan pembangunan Kabupaten Sumenep pada periode 2025 hingga 2029.

Baca Juga:  ASN Sumenep Wajib Tanpa BBM Tiap Jumat, Pemkab Tegaskan Bukan Sekadar Formalitas

Menurutnya, Musrenbang RPJMD merupakan wadah interaktif antara pemerintah daerah dan masyarakat, untuk menyampaikan masukan terhadap kebijakan strategis pembangunan sesuai visi dan misi kepala daerah.

“Musrenbang ini membahas rancangan RPJMD yang mencakup kesepakatan atas permasalahan pembangunan, penetapan prioritas, arah kebijakan, serta penyelarasan program dan kegiatan strategis,” tegas Kepada Bapedda Sumenep dalam sambutannya. Selasa 06 Mei 2025.

Pihaknya menambahkan, dokumen RPJMD memiliki peran vital sebagai acuan pembangunan jangka menengah. Karena itu, proses penyusunannya harus partisipatif dan mencerminkan kebutuhan riil masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap rencana yang disusun benar-benar berangkat dari akar persoalan yang dihadapi masyarakat Sumenep, serta menjawab tantangan pembangunan yang ada,” tegas arif.

Kehadiran seluruh elemen strategis dalam Musrenbang ini menjadi wujud komitmen bersama dalam merancang masa depan Kabupaten Sumenep secara terencana, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  Memburuh Berkah dan Takjil di Bulan Suci Ramadhan

(jar/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual
Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum
Pilkades 2027 Sumenep: 246 Desa Disiapkan, E-Voting dan Manual Bakal Diterapkan
Sembilan Bulan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar Menunggak, DPMD Sumenep Ancam Langkah Hukum
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG

Berita Terbaru