Warga Sumenep Jadi Korban Depo Pertamina Plumpang, Bupati Fauzi Peduli Pendidikan Anaknya

- Editorial Team

Selasa, 14 Maret 2023 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, dapurpos.com/ – Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH., MH. peduli kepada anak dari keluarga korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, untuk kelanjutan pendidikannya.

“Saya ingin anak-anaknya tidak putus sekolah, namun tetap melanjutkan pendidikan hingga lulus,” kata Bupati Fauzi di sela-sela kunjungannya, pada Sabtu (11/3), di rumah keluarga korban di Desa Saroka, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep.

Bupati Fauzi telah menginstruksikan kepada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, agar segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk membantu pendidikan anak keluarga korban.

“Dinsos P3A untuk mencarikan anggaran anak-anak itu supaya tetap bersekolah jangan sampai berhenti, sehingga harus secepatnya berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur,” terang Bupati Fauzi.

Korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang itu, mempunyai dua orang anak yang menempuh pendidikan di kelas 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan kelas 2 Sekolah Menengah Atas (SMA).

Baca Juga:  DPRD Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan Bupati Sumenep Terhadap LKPJ Kepala Daerah 2022

Bupati Fauzi selain membantu pendidikan kedua anak tersebut, juga menyerahkan santunan bersama Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko, Kadinsos P3A Sumenep Achmad Dzulkarnain, Kepala BPBD Sumenep Wahyu Kurniawan Pribadi, dan Camat Saronggi.

“Santunan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada keluarga korban, semoga keluarga diberikan ketabahan dan almarhumah diberikan tempat yang layak di sisi Allah SWT,” jelas Bupati Fauzi.

Warga Sumenep tersebut yang menjadi korban dari terbakarnya Depo PT Pertamina Plumpang, beberapa waktu lalu adalah ibu dan anak, yakni Dayu Normawati (39) dan anaknya Hardito (20).

Baca Juga:  Desa Ketawang Larangan Tancap Gas Atasi Tunggakan Pajak Demi Raih Program PTSL 2026

Sementara itu, diungkapkan Kepala Dinsos P3A Sumenep Achmad Dzulkarnain, pihaknya siap memberikan perhatian khusus untuk sekolah dua anak itu sesuai keinginan Bupati Fauzi.

“Kami mengalokasikan anggaran agar kedua anak itu tetap sekolah, termasuk berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk bersama-sama memberikan perhatian dan bantuan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah
Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak Generasi Maritim Unggul dan Bersertifikat
KSOP Kalianget Aktif Dukung Wet Drill Evakuasi Medis Kru Kapal Pan Marine 14 di Blok Maleo
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:49 WIB

Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:39 WIB

Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:05 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal

Berita Terbaru