Beras ASN Sering Mengalami Keterlambatan dan Kualitasnya Tidak Sesuai Dengan Harga Yang Dikeluarkan

- Editorial Team

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Dapurpos.comTugas dan Peran PNS merupakan pelaksana kebijakan publik yang dibuat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. PNS di wajibkan untuk memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas dalam melaksanakan tugasnya. Serta menjaga dan mempererat persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

PNS merupakan salah satu kepanjangan tangan dari pemerintah dalam hal memberikan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat. Untuk itulah pemerintah memberikan tambahan gaji kepada mereka berupa tunjangan kinerja yang diberikan menurut tugas dan beban kerja yang dia terima. Tujuannya agar nantinya PNS bisa maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam perjalananannya pemerintah kabupaten sumenep melalui perbup No.64 Tahun 2021 tentang penyediaan beras Aparatur Sipil Negara (ASN). Maksud dan tujuan adanya perbup No.64 tahun 2021 untuk memenuhi ketahanan pangan dari Aparatur Sipil Negara (ASN), dan pengeloaannya di serahkan pada BUMD yaitu PD.Sumekar.

Pembayaran beras ASN di ambil dari tunjangan kinerjanya sebesar RP.147.000,- Seratus empat puluh tujuh ribu rupiah dengan ketentuan harga beras medium.

Tapi pada kenyataannya, beras sering mengalami keterlambatan tapi uang sudah terpotong, bahkan sampai 2 bulan baru keluar dan kualitas beras sepertinya tidak sesuai dengan harga yang di keluarkannya.

Media ini menghubungi salah satu ASN, sebut saja Pak Samsul (nama samaran) yang bersangkutan memberikan tanggapan dan penjelasannya,

“Mending tidak usah ada beras biar tidak ada su’udzon….kecuali jelas tiap bulan tanggal berapa keluar dan konsisten tiap bulan…serta kualitas dan harga paling tidak sama dengan pasaran, kalau seperti ini kan PD Sumekar kayak memanfaatkan ASN saja”. Tuturnya (25/05/2024).

Pak Samsul juga menambahkan kepada media ini masalah keluhan yang dia terima selama ini,

“Tiap bulan saya beli, jadi kebanyakan beras itu tidak terpakai juga, karena selain berasnya jelek juga tidak jelas tanggal keluarnya….itu yg saya dijual harganya mentok 90 ribu, padahal beli kan 147.000 an, Sering aku kasihkan ke orang orang, juga anak yatim dan lain lain …. Karena kita makan juga pengin beras yg berkwalitas bukan asal namanya beras” imbuhnya.

Pada dasarnya Pak Samsul mensupport atas kebijakan yang baik program dari Bapak Bupati Sumenep,

“Intinya saya tetap support program pak bupati tapi, ya tolong pihak terkait juga harus professional dalam pengelolaannya” pungkasnya pada media ini.

Selanjutnya media ini mencoba menghubungi Kabag. Perekonomean Dadang Dedy Iskandar guna memperoleh kejelasan tentang masalah pengadaan beras ASN. Tapi sampai berita ini publish kami belum mendapatkan jawaban dari beliau.

Baca Juga:  Lolos Administrasi Balon Sekda Sumenep, Regulasi Batas Usia JPT Pratama Jadi Sorotan

Melihat fenomena yang ada dan terjadi di lingkup Pemkab Sumenep, kiranya Bapak Bupati segera mengambil langkah untuk merevisi/meninjau ulang kebijakan yang dibuatnya. Karena disinyalir ada permainan oknum.***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lomba Karaoke Kepanjin Meriah, 20 Peserta Adu Bakat Suara Sambut HUT ke-81 RI
PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen
DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum
Bayar Pajak Makin Mudah, Bapenda Sumenep Targetkan Seluruh PBB Digital pada 2027
Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Tasyakuran dan Maulid Nabi Jadi Puncak HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Bangselok
Bappeda Sumenep: Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni, Harus Melahirkan Kerja Nyata
Bappeda Sumenep Dorong Program Quick Wins, Ekonomi Harus Segera Dirasakan Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:25 WIB

Lomba Karaoke Kepanjin Meriah, 20 Peserta Adu Bakat Suara Sambut HUT ke-81 RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:01 WIB

PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:55 WIB

DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Bayar Pajak Makin Mudah, Bapenda Sumenep Targetkan Seluruh PBB Digital pada 2027

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru