Disbudporapar Sumenep Yakin Dengan Pengembangan Program Desa Wisata Bisa Mendongkrak Ekonomi Masyarakat Sumenep.

- Editorial Team

Kamis, 27 Juni 2024 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Dapurpos.com  Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama dengan Disbudporapar terus mencanangkan program pengembangan desa wisata yang merujuk pada konsep Pentahelix Tourism atau pariwisata kolaboratif, melalui Festival Desa Wisata Sumenep 2024.

Terbukti pada acara pagelaran festival yang bertajuk ‘Lets Grow Up Your Village by Pentahelix’ tersebut direncanakan akan dilaksanakan esok selama 3 hari berturut-turut, mulai 27-29 Juni 2024, berlokasi di Alun-alun Taman Adhipura Kota Sumenep.

Pentahelix Tourism merupakan sebuah model pengembangan dunia pariwisata kolaborasi yang melibatkan 5 elemen utama dalam pembangunan yaitu Pemerintah, Komunitas atau Masyarakat, Akademisi atau pakar, Pengusaha dan Media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendekatan yang seperti ini oleh Pemerintah setempat, dianggap lebih holistik karena melibatkan berbagai perspektif dan keahlian, sehingga solusi yang dihasilkan nantinya dapat lebih komprehensif dan tepat sasaran dalam pembangunan pariwisata di Kota Keris.

Model ini juga bertujuan untuk menciptakan sinergitas antara berbagai pemangku kepentingan agar pembangunan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Berikut penjelasan singkat dari masing-masing elemen dalam Pentahelix Tourism, menurut Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep, H. Mohammad Iksan.

Baca Juga:  Gerakan Konsumsi Pangan Halal Digencarkan di Pasar Anom, Pemkab Sumenep Jamin Keamanan Daging

Pemerintah berperan sebagai pembuat kebijakan atau regulator, dan koordinator sekaligus kontroler. Untuk mewujudkannya, menjadi penting partisipasi dan keterlibatan komunitas dalam proses pembangunan tersebut.

Pada konteks pembangunan dunia pariwisata, komunitas dapat berperan sebagai akselerator atau bertindak sebagai perantara antara pemangku kebijakan untuk melancarkan proses usahanya.

“Dalam hal komunitas ini, merupakan kelompok orang yang memiliki minat yang sama dengan pemerintah, dalam pengembangan potensi pariwisata yang akan kita kembangkan,” Terang H. Iksan.

Adapun peran akademisi atau pakar, sambungnya, ialah sebagai konseptor yang menyediakan riset, data, dan pengetahuan ilmiah dengan tujuan untuk membantu pengelolaan desa wisata. Hal tersebut juga untuk mendukung proses pengambilan keputusan.

Dalam konteks tersebut tentunya juga dibutuhkan kehadiran dunia usaha untuk melakukan investasi dan inovasi yang dapat mendukung pembangunan ekonomi. Amatlah penting sektor swasta pada konteks pengembangan dunia pariwisata, yakni pengusaha yang berperan sebagai enabler.

“Peran sektor swasta (investor) merupakan entitas yang melakukan proses bisnis dalam menciptakan nilai tambah untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam pengembangan dunia pariwisata, media (pers) juga menjadi penting perannya sebagai expender untuk menyebarkan informasi dan edukasi publik, serta menjadi pengawas dalam setiap proses pembangunan dunia pelancongan di Bumi Arya Wiraraja tersebut.

“Media berperan dalam mendukung publikasi dan promosi produk yang dihasilkan oleh masyarakat, karena dengan kemudahan akses informasi menjadi salah satu faktor pendukung bagi datangnya kolaborator baru yang bisa mendukung berkembangnya dunia pariwisata di Kota Keris,” tukasnya.

“Dengan pendekatan Pentahelix Tourism, diharapkan tercipta kolaborasi yang sinergis untuk mengembangkan Desa Wisata secara berkelanjutan dan komprehensif,” imbuhnya.

Ia juga menyebut, bahwa pendekatan ini memungkinkan setiap pemangku kepentingan berkontribusi sesuai dengan perannya masing-masing, sehingga pembangunan Desa Wisata di Kabupaten ujung timur Pulau Madura tersebut dapat berjalan sesuai harapan.

Baca Juga:  Wabup Sumenep Turun Tangan, Krisis Listrik 6 Jam di Giliraja Didorong Segera Tuntas

Festival tersebut merupakan bagian dari kegiatan Sumenep Calendar of Event 2024. Salah satu tujuan dari pagelaran yang diiniasi oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep ini, digelar untuk menarik wisatawan Indonesia hingga mancanegara.

Baca Juga:  Dinilai Lamban Disdik Sumenep Menangani Kasus Perzinahan Oknum Kepala Sekolah dan Guru P3K, Ada Apa ?

Dengan acara ini juga, diyakini mampu memberikan suatu pengenalan juga pemahaman bagi masyarakat, cara untuk mengelola wisata. Dampaknya, diminati banyak orang serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekitar.

Ditempat terpisah Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan mendukung penuh dengan program tersebut

“Kita dorong masyarakatnya, harus punya kemampuan mengelola wisata, atraksi budaya, produk UMKM. Kalau bisa tidak hanya ditonton, tetapi wisatawan ikut terlibat dalam atraksi budaya,” kata Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo.

“Ketika di setiap wisata lengkap, pengunjung mudah mengingat dan bisa-bisa kembali menikmatinya bersama orang banyak,” tambahnya.

Perlu diketahui, Disbudporapar Kabupaten Sumenep mencatat per Maret 2024, jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi wisata di Kota Keris termasuk ke pagelaran Sumenep Calender of Event 2024 telah mencapai angka 254.128 domestik

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lomba Karaoke Kepanjin Meriah, 20 Peserta Adu Bakat Suara Sambut HUT ke-81 RI
PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen
DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum
Bayar Pajak Makin Mudah, Bapenda Sumenep Targetkan Seluruh PBB Digital pada 2027
Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Tasyakuran dan Maulid Nabi Jadi Puncak HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Bangselok
Bappeda Sumenep: Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni, Harus Melahirkan Kerja Nyata
Bappeda Sumenep Dorong Program Quick Wins, Ekonomi Harus Segera Dirasakan Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:25 WIB

Lomba Karaoke Kepanjin Meriah, 20 Peserta Adu Bakat Suara Sambut HUT ke-81 RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:01 WIB

PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:55 WIB

DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Bayar Pajak Makin Mudah, Bapenda Sumenep Targetkan Seluruh PBB Digital pada 2027

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru