Jalan Rusak di Dusun Pelluk Telan Korban, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pemerintah

- Editorial Team

Rabu, 25 Juni 2025 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Dapurpos.com – Warga Dusun Peluk, Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, mengeluhkan kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki. Jalan tersebut sudah beberapa hari terakhir memakan korban akibat kerusakan yang cukup parah.

Sejumlah warga menyuarakan kekecewaannya, mempertanyakan siapa pihak yang bertanggung jawab terhadap perbaikan jalan tersebut. Mereka menduga ada kelalaian dari pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah desa dan instansi teknis di tingkat kabupaten.

Baca Juga:  Paguyuban Bangselok Jaya Adakan Halal Bi Halal Dan Pisah Kenal Lurah Yang Baru

“Sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan. Padahal jalan ini sering dilalui masyarakat, bahkan sudah ada yang jatuh karena lubang dan kondisi jalan yang licin,” ujar salah satu warga Herman Wahyudi SH,Rabu, (25/06/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga juga mempertanyakan penggunaan dana desa dan kontribusi dari hasil retribusi Pasar hewan pamolokan yang seharusnya bisa menjadi sumber anggaran untuk perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan desa.

Baca Juga:  RSUD dr H. Mohammad Anwar Gelar Pelatihan Validasi Data untuk Tingkatkan Kompetensi Validator Mutu

Selain itu, Herman mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep agar turut bertanggung jawab. Menurut mereka, kondisi jalan yang sudah lama rusak ini harus segera menjadi prioritas dalam program perbaikan infrastruktur daerah.

Baca Juga:  SDN PANAONGAN III : WUJUDKAN KASIH SAYANG IBU DENGAN PROGRAM SARAPAN PAGI BERSAMA

“Kami berharap dinas PUTR tidak tutup mata. Jalan ini menghubungkan banyak aktivitas warga dan kondisi rusaknya sudah sangat membahayakan,” ujarnya

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah desa maupun pihak Dinas PUTR Kabupaten Sumenep.

(jar/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Gelar Doa Bersama, Santuni Anak Yatim
Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu
Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah
Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:23 WIB

Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Gelar Doa Bersama, Santuni Anak Yatim

Kamis, 10 September 2026 - 23:48 WIB

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu

Senin, 7 September 2026 - 09:49 WIB

Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru