Ada Apa dengan Desa Pakondang? Satu-satunya Desa yang Tak Ikut Rubaru Agro Wisata Fest 2026

- Editorial Team

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto hanya ilustrasi

Foto hanya ilustrasi

dapurpos.com/, SUMENEP – Pelaksanaan Rubaru Agro Wisata Fest 2026 yang digelar di Lapangan Banasare, Kecamatan Rubaru, menarik perhatian publik. Di balik semarak festival yang diikuti hampir seluruh desa di Kecamatan Rubaru, terdapat satu fakta yang menjadi sorotan, yakni absennya Desa Pakondang dari ajang promosi tersebut.

Festival yang berlangsung selama 10 hari, mulai 26 Juni hingga 5 Juli 2026, sedianya diikuti oleh 11 desa. Namun, hingga pelaksanaan berlangsung, hanya 10 desa yang membuka stan pameran dan menampilkan berbagai produk unggulan mereka.

Belum diketahui secara pasti alasan Desa Pakondang tidak mengirimkan perwakilan dalam kegiatan yang menjadi agenda besar Pemerintah Kecamatan Rubaru tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi baik dari Pemerintah Desa Pakondang maupun panitia penyelenggara.

Absennya Desa Pakondang memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, desa tersebut dinilai memiliki potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif yang cukup berkembang dan layak dipromosikan melalui festival tersebut. Terlebih, secara geografis Desa Pakondang juga berada tidak jauh dari lokasi pelaksanaan di Lapangan Banasare.

Media ini telah berupaya meminta konfirmasi kepada Ketua Panitia Rubaru Agro Wisata Fest 2026 yang juga menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan Rubaru, Saruji. Namun hingga berita ini dipublikasikan, pesan konfirmasi yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp belum memperoleh tanggapan.

Baca Juga:  Menyambut Hari Dokter Nasional RSUD H. Moh Anwar Sumenep Menggelar Penyuluhan Kesehatan Disetiap Ruangan Pasien

Rubaru Agro Wisata Fest 2026 digelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno sekaligus menjadi wadah promosi potensi ekonomi, budaya, dan pariwisata di Kecamatan Rubaru.

Selain menghadirkan pameran UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan desa, festival juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui promosi hasil usaha lokal kepada masyarakat luas.

Beragam pertunjukan seni dan budaya turut memeriahkan kegiatan tersebut, mulai dari musik tongtong khas Madura, tari kreasi pelajar, hingga penampilan seni budaya dari desa-desa se-Kecamatan Rubaru.

Baca Juga:  Aktifis Pemuda Ganding Minta Pernyataan Kabag Perekonomian dan SDA di Cabut

Puncak acara dijadwalkan berlangsung pada 5 Juli 2026 dengan hiburan orkes dangdut rakyat yang terbuka untuk masyarakat umum.

Melalui penyelenggaraan Rubaru Agro Wisata Fest 2026, Pemerintah Kecamatan Rubaru berharap dapat memperkuat sinergi antar desa, memperluas promosi potensi daerah, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan melalui slogan “Rubaru Bersatu, Sumenep Maju.”

Sementara itu, publik masih menantikan penjelasan resmi mengenai alasan tidak ikut sertanya Desa Pakondang dalam festival yang menjadi etalase potensi desa-desa di Kecamatan Rubaru tersebut. (adie/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu
Solar Langka di Sumenep, Pertalite Bersubsidi Diduga Masuk Jerigen, BBM Eceran Tetap Melimpah dengan Harga Tinggi
DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum
Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Bappeda Sumenep Dorong Program Quick Wins, Ekonomi Harus Segera Dirasakan Masyarakat
Bazar dan Lomba Karaoke Bangselok Disambut Antusias, UMKM Berharap Digelar Berkelanjutan
Dorong PAD Naik, Pemkab Sumenep Andalkan Pariwisata dan Penguatan UMKM
Bupati Sumenep Warning Pembeli Tembakau: Harga Jangan Tekan Petani di Bawah Titik Impas
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 23:48 WIB

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu

Selasa, 8 September 2026 - 12:08 WIB

Solar Langka di Sumenep, Pertalite Bersubsidi Diduga Masuk Jerigen, BBM Eceran Tetap Melimpah dengan Harga Tinggi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:55 WIB

DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Bappeda Sumenep Dorong Program Quick Wins, Ekonomi Harus Segera Dirasakan Masyarakat

Berita Terbaru