BAPENDA Sumenep Gelar Road Show di Kecamatan Arjasa, Pentingnya Pembayaran Pajak Non Tunai

- Editorial Team

Minggu, 18 Agustus 2024 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, dapurpos.com/. – Road Show sosialisasi pembayaran pajak non tunai dan sekaligus penyerahan SPPT dan DHKP PBB -P2 tahun 2024 dilakukan oleh Bapenda Sumenep dalam rangka meningkatkan PAD Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Kali ini tim sosialisasi dipimpin oleh Kasubid Penagihan dan Penyelesaian Bapenda Sumenep Ahmad Afifi, SE, M.Si., dengan mengundang 19 kepala desa yang ada di Kecamatan Arjasa, yang digelar di Pendopo Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep.

Kepala Bapenda Faruk Hanafi, S.Sos. M.Si., melalui Ahmad Afifi kepada pewarta menyampaikan, pihaknya meminta kepala desa dan perangkatnya untuk turut aktif memberikan arahan dan edukasi kepada masyarakat, tentang kewajiban dalam membayar pajak.

“Di lapangan, kepala desa bersama perangkatnya, merupakan ujung tombak pertama yang langsung bertemu dengan masyarakat, dalam rangka memberikan sosialisasi pembayaran pajak non tunai,” katanya. 

Ahmad Afifi juga mengakui bahwa Problem utama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ini ada 2, yaitu database masih data yang lama. Karena database merupakan koleksi data sistimatis, yang di simpan secara elektronik.

“Seperti data objeknya masih belum terpisah, sehingga membutuhkan pemutahiran data,” ujarnya.

Selain pemutakhiran data, yang paling dominan menurut Ahmad Afifi adalah kesadaran masyarakat yang masih kurang terbina dengan baik. Maka 2 hal tersebut harus terakomodir, sehingga sinkronisasi terhadap database dan kesadaran masyarakat dapat diselaraskan.

“Jika kedua hal tersebut dapat diselaraskan. Maka beberapa desa yang saat ini masih mempunyai tunggakan PBB, saya optimis tunggakan yang ada dapat diselesaikan,” harapnya.

Selain melakukan sosialisasi pembayaran pajak non tunai, Ahmad Afifi juga mendorong desa melalui Bumdes nya untuk segera menjadi agen Laku Pandai, yang mana pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan dapat dibayar melalui Bumdes, dan masyarakat tidak perlu lagi pergi ke Kantor Bapenda.

“Tentu jika hal tersebut terlaksana, tentu akan meningkat pendapatan asli desa, karena Bumdes bukan hanya untuk pembayaran PBB, namun juga dapat juga sebagai tempat pembayaran dan pembelian secara elektronik,” terangnya.

Lanjutnya, untuk pembayaran PBB di Kabupaten Sumenep, sudah banyak kanal untuk melakukan pembayaran PBB, pembayaran dapat dilakukan melalui perbankan (Bank Jatim), Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Mobil Banking. Pembayaran PBB juga dapat dilakukan melalui Alfamart, Indomart termasuk juga Tokopedia, OVO dan PT Pos.

“Dengan banyaknya opsi pembayaran non tunai, diharapkan dapat meningkatkan pembayaran pajak masyarakat, yang tentu saja akan meningkatkan PAD Kabupaten,” tegasnya.

“Pajak yang terkumpul dari masyarakat akan dipergunakan kembali untuk pembangunan Kabupaten Sumenep, yang kita cintai bersama,” pungkasnya.

Setelah melakukan sosialisasi di Pendopo Kecamatan Arjasa, tim dari Bapenda tersebut akan bergerak dan direncanakan akan melakukan sosialisasi pembayaran pajak non tunai di Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu
Solar Langka di Sumenep, Pertalite Bersubsidi Diduga Masuk Jerigen, BBM Eceran Tetap Melimpah dengan Harga Tinggi
DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum
Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Bappeda Sumenep Dorong Program Quick Wins, Ekonomi Harus Segera Dirasakan Masyarakat
Bazar dan Lomba Karaoke Bangselok Disambut Antusias, UMKM Berharap Digelar Berkelanjutan
Dorong PAD Naik, Pemkab Sumenep Andalkan Pariwisata dan Penguatan UMKM
Bupati Sumenep Warning Pembeli Tembakau: Harga Jangan Tekan Petani di Bawah Titik Impas
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 23:48 WIB

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu

Selasa, 8 September 2026 - 12:08 WIB

Solar Langka di Sumenep, Pertalite Bersubsidi Diduga Masuk Jerigen, BBM Eceran Tetap Melimpah dengan Harga Tinggi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:55 WIB

DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Bappeda Sumenep Dorong Program Quick Wins, Ekonomi Harus Segera Dirasakan Masyarakat

Berita Terbaru