Dapurpos.com – Sumenep – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kecamatan Pasongsongan kembali mendapatkan angin segar melalui Safari Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan Digitalisasi Pembelajaran yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Sumenep bekerja sama dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Pasongsongan. Kegiatan yang dipusatkan di SDN Pasongsongan II ini disambut hangat, bahkan berlangsung sangat meriah berkat tingginya antusiasme guru-guru dari seluruh sekolah di wilayah tersebut.
Hadir sebagai tokoh penting dalam pelaksanaan pelatihan ini adalah Pengawas Bina, Abu Supyan, M.Pd, Ketua KKKS Kecamatan Pasongsongan, H. Akh. Busri, M.Pd, serta narasumber utama Rate Seftin Dias Dwi Kumala, M.Pd, yang dikenal aktif dalam pengembangan pembelajaran inovatif dan integrasi teknologi dalam pendidikan.
Dalam sambutannya, Pengawas Bina Abu Supyan menegaskan bahwa pelatihan seperti ini bukan hanya momentum seremonial, melainkan wadah untuk memperkuat kompetensi guru secara nyata.
“Saya berharap pelatihan ini tidak berhenti di ruang seminar. Ilmu yang didapat harus diterapkan dalam proses pembelajaran agar memberikan dampak nyata bagi peserta didik,” pesannya dengan penuh optimisme.
Seruan tersebut menguatkan motivasi peserta untuk benar-benar menggali ilmu yang disampaikan selama pelatihan berlangsung.
Pada sesi inti, Ibu Rate Seftin Dias Dwi Kumala, M.Pd, memaparkan konsep pembelajaran mendalam (deep learning) secara menyeluruh. Ia menjelaskan bagaimana guru dapat menghadirkan pembelajaran yang mendorong keterampilan berpikir tingkat tinggi, memungkinkan peserta didik lebih memahami konsep secara bermakna.
Selain itu, materi digitalisasi pembelajaran juga menjadi fokus penting. Para guru diperkenalkan pada berbagai aplikasi, strategi digital, dan contoh implementasi teknologi yang mudah diterapkan dalam kelas.
Suasana pelatihan semakin hidup ketika para guru aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta melakukan praktik langsung. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat untuk meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Ketua KKKS Pasongsongan, H. Akh. Busri, M.Pd, memberikan apresiasi atas semangat tersebut.

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa guru-guru Pasongsongan siap bergerak maju. Semoga hasil pelatihan ini benar-benar menjadi bekal untuk transformasi pendidikan di sekolah masing-masing,” ujarnya.
Safari Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat menuju pembelajaran yang lebih modern, kreatif, dan efektif. Dengan kombinasi pembelajaran mendalam dan digitalisasi, guru-guru Pasongsongan diproyeksikan mampu menciptakan suasana belajar yang tidak hanya menarik tetapi juga relevan dengan tuntutan pendidikan saat ini.
Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi, berbagi gagasan, serta memperkuat jaringan antar pendidik, yang pada akhirnya berkontribusi pada kualitas pendidikan di Sumenep secara keseluruhan. (red)**





