Miniatur Labeng Mesem Bappeda–BKPSDM Sumenep Raih Best Booth di Madura Night Vaganza 2025

- Editorial Team

Rabu, 10 September 2025 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.COM – Miniatur Labeng Mesem yang dihadirkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, berhasil mencuri perhatian publik dalam ajang Madura Night Vaganza 2025.

Tak sekadar dekorasi, miniatur ikon Keraton Sumenep itu memuat pesan simbolis: inovasi terbaik tidak boleh tercerabut dari nilai kearifan lokal. Filosofi inilah yang mengantarkan Bappeda–BKPSDM meraih predikat Best Booth dalam gelaran yang ditutup di Lapangan GOR A. Yani, Rabu malam (3/9/2025).

Kolaborasi Perencanaan dan Manajemen ASN

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bappeda sekaligus Plt Kepala BKPSDM Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa stand tersebut adalah bentuk penyatuan peran dua lembaga strategis.

“Bappeda bertugas merencanakan pembangunan daerah, sementara BKPSDM mengelola kualitas aparatur sipil negara. Kolaborasi ini ibarat menyatukan visi pembangunan dengan sumber daya manusianya,” ujar Arif.

Ia menambahkan, filosofi itu terinspirasi dari para raja dan pemimpin Sumenep terdahulu yang menata pemerintahan dengan bijaksana dan berpandangan jauh ke depan.

Baca Juga:  Tim Elang Satlantas Polres Sumenep Berhasil Bubarkan Balap Liar Hingga Jaga Keamanan

Warna dan Ornamen Sarat Makna

Stand Bappeda–BKPSDM dihiasi ornamen menyerupai alun–alun taman bunga, yang melambangkan ruang publik terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Filosofi ini merujuk pada sejarah Alun–Alun Sumenep sebagai pusat interaksi sosial, budaya, dan pemerintahan.

“Stand kami ibarat ruang bersama untuk berinteraksi, berdiskusi, sekaligus merayakan kebersamaan dalam Madura Night Vaganza 2025,” terang Arif.

Warna ornamen juga memuat pesan mendalam: merah melambangkan keberanian dan tanggung jawab, sedangkan hijau menggambarkan harapan, keseimbangan, serta kehidupan religius dan damai. “Perpaduan keduanya menjadi ekspresi semangat membangun Sumenep dengan keberanian melangkah maju, sambil menjaga harmoni sosial dan spiritual,” tambahnya.

Sentuhan Energi Masa Depan

Baca Juga:  Aspirasi Perempuan Tak Boleh Mandek, Pemkab Sumenep Aktifkan Kembali Pos Curhat

Selain menonjolkan simbol historis, stand ini juga menampilkan panel surya sebagai tawaran solusi energi berkelanjutan.

“Energi terbarukan adalah masa depan. Dengan investasi awal, panel surya bisa menghasilkan energi ramah lingkungan hingga 25 tahun,” jelas Arif.

Penghargaan dari Pemkab Sumenep

Baca Juga:  Pesan Calon Bupati, Untuk Relawan FAUZI-IMAM (FAHAM) Nomer Urut Dua

Penghargaan Best Booth diserahkan oleh Kepala Disbudporapar, M. Iksan, mewakili Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Arif menyebut, capaian ini bukan soal trofi atau juara, melainkan bukti bahwa kreativitas, kolaborasi, dan kearifan lokal adalah kekuatan besar dalam memperkenalkan identitas Sumenep ke ruang publik yang lebih luas.

“Kami berkomitmen untuk mewujudkan Sumenep Unggul, Mandiri, dan Sejahtera (Ngopèné Sumenep), sebagaimana nilai yang diwariskan para pemimpin terdahulu,” pungkas Arif.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual
Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum
Pilkades 2027 Sumenep: 246 Desa Disiapkan, E-Voting dan Manual Bakal Diterapkan
Sembilan Bulan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar Menunggak, DPMD Sumenep Ancam Langkah Hukum
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG

Berita Terbaru