Calon Penumpang Tujuan Pulau Masalembu Harap Bersabar , Penjelasan KSOP Kalianget

- Editorial Team

Selasa, 9 Juli 2024 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Dapurpos.com – Puluhan calon penumpang angkutan laut, yang akan menuju kepulauan Masalembu tertahan di Pelabuhan Kalianget, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep

Terhitung Sejak beberapa hari lalu, aktivitas pelayaran untuk rute Kalianget-Masalembu di Sumenep, Madura, Jawa Timur terhenti. Hal ini disebabkan beberapa kapal yang biasanya melayani rute tersebut sedang dalam proses perbaikan.

“Saat ini sedang terjadi kekosongan pelayaran rute Kalianget-Masalembu, kemungkinan bisa sampai seminggu ke depan,” keterangan Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget, Azwar Anas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anas menjelaskan, kapal Sabuk Nusantara 91 yang biasanya melayani rute tersebut baru saja turun dari dock ringan setelah mengalami kandas di Masalembu dan saat ini masih dalam proses perbaikan lebih lanjut.

Baca Juga:  Beras ASN Sering Mengalami Keterlambatan dan Kualitasnya Tidak Sesuai Dengan Harga Yang Dikeluarkan

Begitu juga dengan Sabuk Nusantara 92, yang sedang berada di Surabaya untuk docking setelah sebelumnya mengalami kerusakan kemudi.

“Saat ini, KM Bung Tomo juga sedang perbaikan untuk AE 3-nya di samping memang jadwal port stay di Kalianget. Bagian/modul AE 3 yang rusak sudah dikirim ke Surabaya,” jelasnya.

Akibat kondisi ini, sekitar 56 calon penumpang tujuan Pulau Masalembu tertahan di terminal pelabuhan Kalianget.

“Kami akan memantau percepatan perbaikannya dan juga akan berkoordinasi dengan operator, apakah masa port stay KM Bung Tomo bisa dipersingkat agar bisa melayani lintasan Kalianget-Masalembu yang sedang mengalami kekosongan,” imbuhnya

Hal tersebut disebabkan kapal Sabuk Nusantara 92 yang harusnya melayani mereka menuju Pulau Masalembu, saat ini masih dalam kondisi perbaikan di Surabaya, Jawa Timur.

Baca Juga:  BEMNUS Jatim Apresiasi Kinerja Polri Tingkatkan Kepercayaan Publik

Calon penumpang tujuan Masalembu tidak bisa berlayar akibat kapal yang akan membawa mereka dalam kondisi perbaikan.

Saat ini di Pelabuhan Kalianget memang ada kapal Bung Tomo setelah melakukan perjalanan dari Masalembu, namun saat ini juga mengalami kendala tehnis, AE nya bermasalah dan AE tersebut sudah dibawa ke embarkasi Surabaya.

Dalam waktu dekat, kami masih belum mendapatkan informasi tentang 91 dan 92 karena pangkalan mereka berada di Surabaya, otomatis pemberangkatan mereka dari Surabaya.

“Untuk Bung Tomo, saya perkirakan antara 3 sampai dengan 5 hari ke depan selesai, langsung kita jalankan ke Masalembu walaupun belum waktunya jalan ke sana,” ucapnya.

Ia juga menghimbau kepada calon penumpang yang akan berlayar ke Masalembu, untuk tidak ke Pelabuhan Kalianget dulu, sebelum ada jadwal 91 dan 92 diberangkatkan dari Surabaya dan menuju informasi lebih lanjut.

Baca Juga:  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

“Kami juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, untuk melakukan bantuan kepada saudara kita yang saat ini berada di Pelabuhan Kalianget,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Mustangin, ketika dihubungi oleh pewarta, mengaku telah mengetahui adanya masyarakat Masalembu yang tertahan di Pelabuhan Kalianget.

“Kami, telah menginstruksikan kepada teman-teman (Dinsos) untuk datang ke lokasi dan melakukan pendataan,” ungkapnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Gelar Doa Bersama, Santuni Anak Yatim
Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu
Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah
Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:23 WIB

Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Gelar Doa Bersama, Santuni Anak Yatim

Kamis, 10 September 2026 - 23:48 WIB

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu

Senin, 7 September 2026 - 09:49 WIB

Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru