Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep Gelar Monitoring Pendampingan Ibu Hamil KEK di Guluk-Guluk dan Bakeong

- Editorial Team

Senin, 7 Juli 2025 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SumenepDapurpos.com Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak serta menurunkan angka kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Sumenep mengadakan kegiatan monitoring pendampingan ibu hamil KEK. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 7 Juli 2025, di wilayah kerja Puskesmas Guluk-Guluk, tepatnya di Desa Guluk-Guluk dan Bakeong.

Kegiatan yang digagas oleh bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), khususnya Promosi Kesehatan (Promkes) dan Pemberdayaan Masyarakat, ini bertujuan memantau secara langsung pendampingan yang diberikan kepada ibu hamil KEK. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan bagi kader, bidan desa, dan tenaga kesehatan agar intervensi yang dilakukan semakin efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga:  Generasi Muda Sumenep Didorong Jadi Motor Promosi Wisata Lewat Media Sosial

Peserta kegiatan terdiri dari kader pendamping ibu hamil KEK, bidan desa, tenaga promkes, dan penanggung jawab (PJ) gizi. Mereka bersinergi untuk memberikan edukasi gizi, mendampingi ibu hamil secara berkala, serta melakukan pemantauan kesehatan ibu dan janin.

Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, Drg. Ellya Fardasah, dalam keterangannya menyampaikan bahwa upaya monitoring seperti ini sangat penting untuk memastikan pendampingan berjalan sesuai rencana.

“Kita ingin memastikan bahwa ibu hamil yang terindikasi KEK mendapatkan perhatian serius dan pendampingan yang berkelanjutan. Harapannya, angka KEK di Sumenep terus menurun, dan kelahiran generasi sehat, cerdas, serta bebas stunting bisa kita wujudkan bersama,” ujarnya Senin. (7/7/25)

Selain monitoring, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kepada keluarga ibu hamil tentang pentingnya asupan gizi seimbang, pemeriksaan kehamilan rutin, dan penerapan pola hidup sehat.

Baca Juga:  Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Melalui kegiatan ini, diharapkan kapasitas kader dan tenaga kesehatan di lapangan semakin meningkat, serta mampu mempercepat penurunan angka KEK dan stunting di Kabupaten Sumenep, khususnya di wilayah Guluk-Guluk dan Bakeong.

(jar/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Gelar Doa Bersama, Santuni Anak Yatim
Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu
Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah
Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:23 WIB

Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Gelar Doa Bersama, Santuni Anak Yatim

Kamis, 10 September 2026 - 23:48 WIB

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu

Senin, 7 September 2026 - 09:49 WIB

Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru