cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak Generasi Maritim Unggul dan Bersertifikat

DAPURPOS.Com, SUMENEP – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget di bawah kepemimpinan Azwar Anas, S.H., M.Hum., kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sektor maritim melalui program Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Gelombang IV Tahun 2026. Program tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Politeknik Pelayaran Surabaya sebagai upaya mencetak generasi maritim yang unggul, kompeten, dan memiliki sertifikasi resmi.

Program diklat ini menjadi kesempatan emas bagi masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah kepulauan dan pesisir, untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membuka peluang karier di dunia pelayaran dan kemaritiman.

Dalam pelaksanaannya, peserta akan mendapatkan tiga program pelatihan utama, yakni Basic Safety Training (BST), Security Awareness Training (SAT), dan Advanced Fire Fighting (AFF). Ketiga sertifikasi tersebut merupakan kompetensi dasar yang dibutuhkan dalam dunia pelayaran dan industri maritim.

Baca Juga :  Dugaan Kejanggalan Bantuan Program Upland 2025 di Rubaru, Aktivis Desak Pemerintah Transparan

Pendaftaran Diklat Pemberdayaan Masyarakat Gelombang IV Tahun 2026 sebelumnya telah di tutup dan saat ini dibuka kembali hari ini 17 Juni 2026 s.d kuota terpenuhi dan berpusat di Kantor KSOP Kelas IV Kalianget. Adapun persyaratan yang harus dipenuhi peserta antara lain fotokopi KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, ijazah, surat pernyataan bermaterai, surat keterangan tidak mampu (SKTM), serta berusia minimal 16 tahun.

Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas SDM maritim nasional sekaligus memberikan akses pelatihan gratis bagi masyarakat yang ingin berkarier di sektor pelayaran.

“Melalui program ini, kami ingin memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat untuk memperoleh kompetensi dan sertifikasi yang dibutuhkan di dunia kerja maritim. Harapannya, semakin banyak generasi muda yang mampu bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan sektor kemaritiman Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Politeknik Pelayaran Surabaya sebagai penyelenggara pelatihan berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan maksimal sehingga mampu meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kesiapan kerja di bidang pelayaran.

Baca Juga :  Kunjungan AWDI Sumenep,Dinas Pariwisata Bali Jelaskan Peran Media dalam Kemajuan Pariwisata Daerah

Program Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini juga sejalan dengan berbagai langkah KSOP Kalianget dalam mendukung keselamatan pelayaran, peningkatan pelayanan transportasi laut, serta pengembangan SDM kemaritiman yang profesional dan berdaya saing.

Dengan dibukanya Diklat Pemberdayaan Masyarakat Gelombang IV Tahun 2026, KSOP Kelas IV Kalianget berharap semakin banyak masyarakat yang memperoleh sertifikasi kompetensi pelayaran dan mampu mengisi kebutuhan tenaga kerja sektor maritim yang terus berkembang. (adie/red)**

Tinggalkan Balasan