Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal

- Redaksi

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAPURPOS.Com, SUMENEP – Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya bekerja sama dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget resmi membuka Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Angkatan IV Tahun 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep, Senin (29/6/2026). Program yang diikuti 148 peserta ini akan berlangsung hingga 7 Juli 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian Perhubungan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor transportasi laut sekaligus memperkuat budaya keselamatan pelayaran di wilayah kepulauan.

Pelaksanaan diklat mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing SDM Indonesia. Selain itu, penyelenggaraan diklat juga berpedoman pada ketentuan Badan Pengembangan SDM Perhubungan terkait kurikulum pendidikan dan pelatihan keterampilan pelaut serta pedoman penyelenggaraan Diklat Pemberdayaan Masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum, menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam mencetak tenaga kerja maritim yang memiliki kompetensi, disiplin, dan kesadaran tinggi terhadap aspek keselamatan serta keamanan pelayaran.

“Melalui program ini diharapkan lahir SDM transportasi laut yang profesional, terampil, dan mampu mendukung peningkatan keselamatan pelayaran, khususnya di Kabupaten Sumenep yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, peserta akan mengikuti tiga program utama, yakni Basic Safety Training (BST), Security Awareness Training (SAT), dan Advance Fire Fighting (AFF).

Program BST membekali peserta dengan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan kerja, pencegahan kecelakaan, serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan kerja. Sementara SAT difokuskan pada peningkatan kemampuan menjaga stabilitas keamanan di atas kapal, sedangkan AFF memberikan keterampilan penggunaan alat pemadam kebakaran dan prosedur penanggulangan kebakaran di atas kapal.

Melalui rangkaian pelatihan yang dipusatkan di BLK Desa Parsanga, para peserta diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu menerapkan standar keselamatan pelayaran sesuai ketentuan nasional maupun internasional sehingga siap bersaing di dunia kerja sektor maritim.

Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada Politeknik Pelayaran Surabaya yang kembali mempercayakan Kabupaten Sumenep sebagai lokasi penyelenggaraan Diklat Pemberdayaan Masyarakat. Kerja sama dengan KSOP Kelas IV Kalianget diharapkan terus berlanjut guna memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan dan pelatihan di bidang transportasi laut.

Azwar Anas berharap program Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini tidak berhenti pada tahun ini saja. Menurutnya, besarnya antusiasme masyarakat dan tingginya kebutuhan tenaga kerja maritim yang kompeten menjadi alasan kuat agar kegiatan tersebut kembali digelar di Kabupaten Sumenep pada tahun depan.

“Kami berharap program Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini dapat kembali dilaksanakan di Kabupaten Sumenep pada tahun depan. Program ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas SDM maritim sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah kepulauan,” tegas Azwar Anas.

Program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan SDM sektor transportasi laut yang semakin kompetitif sekaligus memperkuat kualitas tenaga kerja maritim di wilayah kepulauan, sehingga mendukung terwujudnya transportasi laut yang aman, profesional, dan berdaya saing. (adie/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eks Sport Center Sumenep Diusulkan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat, Tapi 60 Persen Lahannya Masih Berstatus LSD
Hak Siswa Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Distribusi Buku Pembelajaran Utama di SDN 112 Metatu
Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu
DPRD Sumenep Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Pagerungan Besar, Komisi IV Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas
Bupati Fauzi: Masa Depan Sumenep Ada di Tangan Generasi Muda yang Berani Berubah
Terungkap ! Sekdes Pagerungan Besar Diduga Rangkap Jabatan sebagai Kepala PAUD, Publik Desak Klarifikasi
Tak Hanya Rangkap Jabatan, Kini Dugaan Mark Up Data Siswa di Pagerungan Besar Jadi Perhatian
Sekdes Diduga Rangkap Kepala PAUD, HIMPAS Desak Pemerintah Bertindak

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Eks Sport Center Sumenep Diusulkan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat, Tapi 60 Persen Lahannya Masih Berstatus LSD

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Hak Siswa Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Distribusi Buku Pembelajaran Utama di SDN 112 Metatu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:10 WIB

Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu

Senin, 29 Juni 2026 - 18:17 WIB

Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:51 WIB

DPRD Sumenep Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Pagerungan Besar, Komisi IV Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas

Berita Terbaru

Berita

PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:01 WIB