cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

Antisipasi Lonjakan Kasus DBD Puskesmas Pandian Bersama Pemerintahan Desa Kolor Lakukan Kegiatan Larvanisasi (Fogging)

Sumenep, Dapurpos.com – Untuk mengantisipasi dan meminimalisir penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue, Puskesmas Pandian bekerjasama dengan Pemerintahan Desa Kolor melaksanakan Larvanisasi (Fogging). Larvanisasi atau Fogging dilakukan di wilayah kerja Puskesmas tepatnya Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep pada hari Sabtu (11/06/2024).

Adapun maksud dan tujuan dilakukannya larvanisasi/fogging ialah untuk memberantas/membunuh nyamuk dewasa yang dapat menyebarkan virus Demam Berdarah kepada manusia. Larvanisasi merupakan salah satu cara efektif dilakukan untuk membunuh nyamuk dewasa, karena asap yang dikeluarkan itu mengandung racun dan berfungsi sebagai sarana untuk membunuh nyamuk di dalam ruangan yang di fogging.

Kolor merupakan salah satu Desa yang luas dan padat akan penduduknya. Sehingga bisa di pastikan setiap musim pancaroba/peralihan masyarakat desa tersebut selalu ada yang terkena penyakit demam berdarah.

Baca Juga :  Nelayan Masalembu Kembali Serahkan Temuan Diduga Narkotika ke Polsek, Total 3 Kg Diamankan

Dalam hal ini pihak Puskesmas Pandian maupun dari Pemerintahan Desa Kolor tidak ada bosan – bosannya mengedukasi masyarakatnya baik melalui Posyandu balita maupun Lansia di setiap ada kegiatan. Kegiatan yang paling sering di lakukan oleh petugas Puskesmas dan Desa ialah melakukan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan yaitu, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3 M plus (Menutup, Menguras, Mengubur dan Mendaur ulang).

Pada kesempatan itu Kepala Desa Kolor

Novandri Prasetiawan, A.Md. menyampaikan pesan dan himbauan kepada masyarakatnya agar selalu tetap mawas diri dan waspada di saat cuaca yang tidak menentu ini.

“Sayangilah keluarga anda dengan cara menjaga kebersihan lingkungan diri kita masing – masing, dan segera periksakan ke dokter atau Puskesmas apabila ada salah satu keluarga yang mengalami sakit agar segera di tangani oleh ahlinya sehingga tidak sampai terlambat dalam penanganannya” tuturnya kepada media ini.

 

Baca Juga :  Lembaga Pers Mahasiswa Serukan "Stop Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak"

Di tempat terpisah Kepala Puskesmas Pandian dr. Fatimah Insyoniah juga memberikan penjelasan dan keterangan terkait adanya pelaksanaan fogging di desa kolor, dan beliau menyampaikan,

“Sebenarnya prioritas dari program kami itu lebih mengutamakan pada pelaksanaan pemberatasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara 3 M Plus daripada larvanisasi. Setiap petugas kami yang berkunjung ke lapangan tidak lupa saya ingatkan untuk selalu mengedukasi masyarakat baik dalam lintas sektor, maupun di posyandu balita dan lansia agar mereka sadar betapa pentingnya dalam menjaga kebersihan lingkungannya”. Pungkasnya.

Himbauan kami kepada masyarakat Sumenep dan  khususnya yang ada di wilayah kerja Puskesmas Pandian agar selalu waspada serta hati – hati di saat menghadapi musim pancaroba ini.***