Sumenep, Dapurpos.Com – Kalaksa BPBD Kabupaten Sumenep beserta jajaran stafnya dan Kepala Desa Kolor yang diwakili Sekretaris Desa, Gafur Imama, S.P dan juga jajaran Muspika yang hadir dalam kegiatan Pelayanan Pencegahan dan Kesiapsiagaan terhadap Bencana Tahun 2024, Pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA), di Balai Desa Kolor Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep. Selasa (14 mei 2024)
Kalaksa BPBD Kabupaten Sumenep Drs. Ach. laili Maulidy. M.Si di sela-sela kegiatan menyampaikan, bahwa pembentukan DESTANA di Desa kolor ini adalah untuk mencegah bencana
“Selama 7 hari peserta yang berjumlah 40 orang, dari tanggal 14-19 Mei 2024. Ini merupakan bagian rintisan DESTANA dan peserta ini merupakan aktivis sadar bencana di masing-masing dusun di Desa kolor,”katanya.
DESTANA ini menjadi salah satu kegiatan prioritas dari BPBD Kabupaten Sumenep dengan pembinaan dan monitoring bagi desa-desa yang sudah terbentuk akan timbul kesadaran bagi warganya masyarakat, sehingga ada kesiapsiagaan terhadap bencana secara mandiri bagi desa-desa tersebut.
“Kami sangat berharap ke depan bagi desa-desa di Kabupaten Sumenep yang memiliki kerawanan tinggi, untuk bisa dan memiliki pemahaman potensi bencana di desa masing-masing, memiliki antisipasi awalnya, cepat penanganannya, lebih cepat informasinya, dan yang terpenting mereka mengetahui, memahami konsep mitigasi,” jelasnya.

Kalaksa BPBD berpesan kepada peserta, perangkat desa, dan warga masyarakat, khususnya Desa kolor umumnya seluruh warga masyarakat kabupaten sumenep,untuk meningkatkan kesadaran terhadap bencana di desa masing-masing dan lingkungan sekitarnya.
“Tingkatkan terhadap kesadaran bencana, pergunakan potensi masyarakat desa masing-masing untuk penanganan awal bencana, program DESTANA ini ke depannya lebih ditingkatkan dan libatkan semua potensi kesiapsiagaan pencegahan terhadap bencana,” tandasnya.***





