DAPURPOS.COM, Jakarta — Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan bergerak cepat membantu ribuan korban bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Pengiriman tim relawan itu dilakukan setelah adanya instruksi langsung dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
“Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri memerintahkan Tim Baguna PDI Perjuangan untuk membantu korban bencana di tiga provinsi. Tim ini sudah terlatih dan bersertifikat dari Basarnas,” kata Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan, Tri Rismaharini, dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (28/11).
Risma menegaskan, tragedi banjir dan longsor yang terjadi dalam beberapa hari terakhir bukan hanya berdampak pada kerusakan infrastruktur, tetapi juga memakan korban jiwa. Karena itu, Baguna bergerak cepat mengirimkan tim profesional sekaligus logistik pertama yang diperlukan masyarakat.
“Demi kemanusiaan, kita selalu sigap. Bahkan kita siap mengerahkan semua kemampuan kita untuk membantu pemerintah dan rakyat,” tegas Risma.
Selain mengirimkan relawan dan perangkat teknis penyelamatan, PDI Perjuangan juga mulai mengoordinasikan pengumpulan bantuan darurat. Di Provinsi Aceh, misalnya, DPD PDI Perjuangan sudah turun langsung menyalurkan bantuan ke 21 kabupaten/kota terdampak.
“Kami menyampaikan duka cita mendalam untuk seluruh korban meninggal dunia. Saya berharap ini menjadi refleksi bangsa tentang pentingnya menjaga lingkungan agar tragedi seperti ini tidak terus berulang,” ujarnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mencatat jumlah korban jiwa akibat banjir dan longsor mencapai 34 orang, sementara 33 warga lainnya masih dinyatakan hilang. Ribuan kepala keluarga juga masih terisolasi dan menunggu evakuasi.
“Serta ribuan kepala keluarga masih terisolasi untuk segera dievakuasi,” ungkap Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, dalam keterangan resminya.
Baguna PDIP menyatakan akan terus berada di lapangan hingga situasi membaik dan seluruh korban mendapatkan penanganan.
“Kami tidak hanya hadir saat bencana, tetapi terus memastikan pemulihan berjalan demi masa depan yang lebih aman bagi rakyat,” tutup Risma.





