Bupati Sumenep Ingatkan ASN, Jangan Live di Medsos Saat Jam Kerja

- Editorial Team

Kamis, 27 Februari 2025 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAPURPOS.Com, Sumenep, Madura, Jawa Timur – Dengan bertambahnya perkembangan Teknologi dalam keseharian masyarakat dalam beberapa tahun terakhir ini. Tidak hanya masyarakat kalangan bawah, akhir-akhir ini muncul fenomena banyaknya Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang melakukan live di media sosial saat jam kerja atau menggunakan pakaian dinasnya.

Fenomena itu pun tengah menjadi perbincangan, mengingat mereka merupakan abdi negara yang notabenenya terikat dengan janji-janji kedinasan. Terlebih berkonten di saat jam kerja dan tidak berdasar pada pelayanan publik yang mengedukasi.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Warning Pembeli Tembakau: Harga Jangan Tekan Petani di Bawah Titik Impas

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, SH. MH,. dengan tegas memberikan warning bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumenep. Ia menegaskan ASN harus mengutamakan tugas pelayanan publik dari pada sibuk main sosial media saat jam kerja dan tampil di TikTok, Facebook, atau Instagram.

Pihaknya meminta agar para ASN tidak live di TikTok saat jam kerja. Itu tidak pantas dan mengganggu profesionalisme dalam bekerja.

“Kita tidak melarang ASN menggunakan media sosial, tetapi harus tahu batasannya. Gunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, bukan untuk hiburan di jam kerja,” tegasnya. Kamis (27/02/2025).

Cak Fauzi mengklaim, bahwa instruksi ini menjadi sinyal agar seluruh ASN di lingkungan pemerintah Sumenep lebih profesional dan tidak menyalahgunakan waktu kerja.

“Dengan adanya larangan ini, diharapkan pelayanan publik semakin optimal dan masyarakat mendapatkan layanan yang lebih baik,” Pungkas Bupati.

Hal ini merupakan salah satu keseriusan pemerintah daerah Kabupaten Sumenep dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya kepada masyarakat dibawah kepemimpinan Achmad Fauzi Wongsojudo.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Optimistis Penetapan Harga Tembakau 2025 Perkuat Daya Tawar Petani

(jar/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual
Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum
Pilkades 2027 Sumenep: 246 Desa Disiapkan, E-Voting dan Manual Bakal Diterapkan
Sembilan Bulan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar Menunggak, DPMD Sumenep Ancam Langkah Hukum
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG

Berita Terbaru