Rencana Pengangkatan Tenaga Ahli DPRD Sumenep Jadi Polemik di Masyarakat

- Redaksi

Sabtu, 25 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.Com – Rencana pengangkatan Tenaga Ahli (TA) baru di DPRD Kabupaten Sumenep memicu polemik di kalangan publik. Banyak pihak, termasuk aktivis dan masyarakat, mempertanyakan transparansi serta urgensi dari langkah tersebut.

Rencana ini bermula setelah DPRD Sumenep mengumumkan adanya rekrutmen TA yang dinilai dapat meningkatkan kinerja dewan. Namun, pengangkatan tersebut tak luput dari sorotan karena dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan yang ada, serta diduga melibatkan sejumlah nama yang memiliki kedekatan politik dengan pihak tertentu.

Beberapa warga menilai bahwa pengangkatan TA baru akan menambah beban anggaran daerah, sementara masih banyak sektor yang membutuhkan perhatian lebih besar, seperti pendidikan dan kesehatan. Selain itu, banyak yang meragukan apakah pengangkatan TA benar-benar akan memberikan dampak positif terhadap kinerja DPRD.

“Sebagai warga, kami berharap agar penggunaan anggaran lebih diperhatikan, jangan sampai pengangkatan ini justru menjadi beban baru bagi daerah,” ujar salah seorang warga, SJi, saat dimintai tanggapannya.25 januari 2025

Di sisi lain, sejumlah anggota DPRD Sumenep membela rencana tersebut, dengan alasan bahwa tenaga ahli sangat penting untuk memberikan dukungan dalam penyusunan regulasi yang lebih baik dan profesional. Menurut mereka, tenaga ahli yang memiliki keahlian khusus akan membantu mempercepat proses legislasi serta mengoptimalkan kerja dewan dalam melayani masyarakat.

Meski demikian, polemik ini belum menunjukkan tanda-tanda mereda, dan beberapa pihak mendesak agar DPRD Sumenep memberikan penjelasan lebih rinci tentang latar belakang dan kriteria pengangkatan TA yang akan dilakukan. Mereka juga meminta agar proses rekrutmen dilakukan secara terbuka dan melibatkan masyarakat dalam pengawasan.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak DPRD Sumenep terkait langkah selanjutnya, namun sorotan publik terus mengalir deras. Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan penjelasan lebih mendalam agar tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat. (jar/man).

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eks Sport Center Sumenep Diusulkan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat, Tapi 60 Persen Lahannya Masih Berstatus LSD
Hak Siswa Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Distribusi Buku Pembelajaran Utama di SDN 112 Metatu
Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu
Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal
DPRD Sumenep Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Pagerungan Besar, Komisi IV Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas
Bupati Fauzi: Masa Depan Sumenep Ada di Tangan Generasi Muda yang Berani Berubah
Terungkap ! Sekdes Pagerungan Besar Diduga Rangkap Jabatan sebagai Kepala PAUD, Publik Desak Klarifikasi
Tak Hanya Rangkap Jabatan, Kini Dugaan Mark Up Data Siswa di Pagerungan Besar Jadi Perhatian

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Eks Sport Center Sumenep Diusulkan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat, Tapi 60 Persen Lahannya Masih Berstatus LSD

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Hak Siswa Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Distribusi Buku Pembelajaran Utama di SDN 112 Metatu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:10 WIB

Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu

Senin, 29 Juni 2026 - 18:17 WIB

Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:51 WIB

DPRD Sumenep Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Pagerungan Besar, Komisi IV Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas

Berita Terbaru

Berita

PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:01 WIB