Skandal Perselingkuhan di Dunia Pendidikan Sumenep, Moralitas Dipertanyakan

- Redaksi

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto hanya ilustrasi

Foto hanya ilustrasi

SUMENEP, DAPURPOS.COM – Dunia pendidikan di Kabupaten Sumenep kembali tercoreng. Bukan oleh rendahnya capaian akademik siswa, melainkan oleh isu perselingkuhan yang menyeret oknum kepala sekolah dasar dan seorang guru di salah satu kecamatan di jantung kota. Kabar itu dengan cepat merebak, menjadi bahan obrolan hangat di warung kopi hingga grup WhatsApp warga.

Menurut kesaksian masyarakat sekitar, keduanya kerap terlihat berduaan di ruang sekolah, bahkan di luar jam kerja. Gestur mesra yang tak pantas diperlihatkan di lingkungan pendidikan menimbulkan keresahan.

“Kalau dibiarkan, rusak citra sekolah. Anak-anak jadi korban,” tegas seorang warga dengan nada kecewa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fenomena ini menegaskan rapuhnya moralitas sebagian pengelola sekolah. Pendidik yang semestinya menjadi teladan justru mempertontonkan perilaku yang melukai marwah institusi pendidikan. Tak mengherankan bila desakan warga untuk melakukan penggerebekan maupun melaporkan kasus ini ke Dinas Pendidikan semakin kuat.

Lebih jauh, kasus ini membuka pertanyaan serius: masihkah integritas dan etika menjadi fondasi utama tenaga pendidik? Di tengah harapan masyarakat agar sekolah menjadi ruang pembentukan karakter, justru muncul contoh buruk dari mereka yang semestinya digugu dan ditiru.

Jika persoalan semacam ini tidak ditangani dengan tegas, dunia pendidikan di Sumenep dikhawatirkan akan terus digelayuti skandal yang merusak, alih-alih menorehkan prestasi. Dinas Pendidikan bersama pemangku kebijakan terkait perlu segera turun tangan, agar kepercayaan publik terhadap lembaga sekolah tidak semakin luntur.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eks Sport Center Sumenep Diusulkan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat, Tapi 60 Persen Lahannya Masih Berstatus LSD
Hak Siswa Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Distribusi Buku Pembelajaran Utama di SDN 112 Metatu
Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu
Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal
DPRD Sumenep Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Pagerungan Besar, Komisi IV Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas
Bupati Fauzi: Masa Depan Sumenep Ada di Tangan Generasi Muda yang Berani Berubah
Terungkap ! Sekdes Pagerungan Besar Diduga Rangkap Jabatan sebagai Kepala PAUD, Publik Desak Klarifikasi
Tak Hanya Rangkap Jabatan, Kini Dugaan Mark Up Data Siswa di Pagerungan Besar Jadi Perhatian

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Eks Sport Center Sumenep Diusulkan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat, Tapi 60 Persen Lahannya Masih Berstatus LSD

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Hak Siswa Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Distribusi Buku Pembelajaran Utama di SDN 112 Metatu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:10 WIB

Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu

Senin, 29 Juni 2026 - 18:17 WIB

Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:51 WIB

DPRD Sumenep Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Pagerungan Besar, Komisi IV Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas

Berita Terbaru

Berita

PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:01 WIB