ASN Sumenep Wajib Kenakan Pakaian Santri Selama Tiga Hari, Bupati Fauzi: Bukan Sekadar Seragam, Tapi Nilai!

- Redaksi

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.COM  Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menegaskan identitas religius daerah dengan mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN di lingkungan Pemkab mengenakan pakaian ala santri dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 35 Tahun 2025 tentang Peringatan Hari Santri Nasional. Dalam aturan itu disebutkan, ASN laki-laki diwajibkan memakai sarung, baju muslim putih lengan panjang, dan peci hitam, sementara pegawai perempuan mengenakan busana muslimah putih dengan jilbab atau kerudung.

Kebijakan ini berlaku selama tiga hari penuh, mulai 22 hingga 24 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, aturan berpakaian santri bukan sekadar bentuk seremonial tahunan, melainkan sarana untuk menanamkan kembali nilai-nilai luhur yang melekat pada kultur santri.

“Ini bukan hanya tentang seragam, tapi tentang semangat. ASN harus meneladani kejujuran, kesederhanaan, dan keikhlasan yang telah menjadi identitas santri selama ini,” ujar Bupati Fauzi, Senin (20/10/2025).

Ia menambahkan, ketentuan berpakaian santri ini tidak berlaku bagi aparatur dengan tugas teknis operasional, seperti Satpol PP, BPBD, Dinas Perhubungan, serta tenaga medis di RSUD dan Puskesmas, yang tetap harus menyesuaikan pakaian dinas demi kelancaran pelayanan publik.

“Kebijakan ini fleksibel. Kami ingin semangat Hari Santri tetap hidup tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Dalam momentum Hari Santri bertema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, Pemkab Sumenep juga akan menggelar Upacara Bendera di Halaman Kantor Bupati pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Bupati Fauzi berharap, momen ini dapat memperkuat karakter ASN sebagai pelayan masyarakat yang berjiwa santri.

“Nilai perjuangan dan ketulusan para santri harus menjadi inspirasi bagi seluruh ASN dalam menjalankan tugasnya melayani rakyat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Moh Anwar Sumenep Percepat Transformasi Layanan, Budaya Mutu Diperkuat dan Kanal Pengaduan 24 Jam Diluncurkan
RSUD Moh. Anwar Sumenep Raih Apresiasi Pasien, Pelayanan Cepat dan Perawatan Maksimal
Keluhan Pasien Jadi Modal Utama Tingkatkan Pelayanan, Direktur RSUD Moh Anwar Sumenep: Evaluasi Tak Pernah Berhenti
Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Responsif, LKNU Sumenep Bangun Kolaborasi dengan RSUD
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Pendampingan Ibu Hamil Resiko Tinggi, Libatkan 110 Kader dan Tenaga Kesehatan
Dinkes P2KB Sumenep Skrining Pegawai Kemenag, Perkuat Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Program KJSU Kemenkes, Layanan Kanker hingga Jantung Siap Diperkuat
Hadapi Akreditasi, RSUD Moh Anwar Sumenep Gembleng SDM Lewat Gebyar 3M dan Cerdas Cermat Mutu

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:38 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Percepat Transformasi Layanan, Budaya Mutu Diperkuat dan Kanal Pengaduan 24 Jam Diluncurkan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 04:28 WIB

RSUD Moh. Anwar Sumenep Raih Apresiasi Pasien, Pelayanan Cepat dan Perawatan Maksimal

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:35 WIB

Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Responsif, LKNU Sumenep Bangun Kolaborasi dengan RSUD

Senin, 13 Juli 2026 - 12:36 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Pendampingan Ibu Hamil Resiko Tinggi, Libatkan 110 Kader dan Tenaga Kesehatan

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:39 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Skrining Pegawai Kemenag, Perkuat Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular

Berita Terbaru