Ketua GP Ansor Jatim Apresiasi Jajaran TNI Anggota Kodim 0827 Sumenep

- Redaksi

Kamis, 5 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEPDAPURPOS.COM Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril, menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI, khususnya para Babinsa, atas keberhasilan menggagalkan upaya penyelundupan narkoba di perairan Kepulauan Masalembu, Kabupaten Sumenep.

Pernyataan ini disampaikan Musaffa di sela kunjungan ke Pulau Gili Genting bersama Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudi Saladin. Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat sinergi dalam pengamanan wilayah kepulauan Madura, yang dinilai semakin rawan terhadap ancaman lintas batas.

“Kami memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Babinsa dan Masyarakat Pulau Masalembu yang telah menunjukkan kewaspadaan dan tanggung jawab luar biasa. Ini bukan sekadar keberhasilan aparat, tapi juga sinyal bahaya yang harus kita tanggapi secara serius,” tegas Musaffa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, selama ini wilayah kepulauan yang terpencil seperti Masalembu berpotensi menjadi jalur lintas atau titik transit strategis bagi jaringan narkoba antarwilayah. Letaknya yang jauh dari pusat dan minim pengawasan sering dijadikan celah oleh sindikat kejahatan.

“Jangan pernah anggap sepi wilayah kepulauan. Justru karena letaknya jauh, sering kali dijadikan jalur gelap oleh para pelaku penyelundupan. Ini harus menjadi perhatian bersama semua pihak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Musaffa menegaskan komitmen GP Ansor Jawa Timur untuk terus memperkuat kehadiran dan peran kader-kadernya di kawasan pesisir dan kepulauan. Edukasi bahaya narkoba serta patroli sosial berbasis masyarakat akan menjadi program prioritas.

“Ansor dan Banser siap bersinergi dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah untuk menjaga wilayah ini. Kami akan menjadi garda sipil terdepan dalam menjaga moral bangsa, terutama di titik-titik rawan seperti kawasan kepulauan,” ungkapnya.

Musaffa juga menekankan bahwa penyelundupan narkoba bukan hanya kejahatan hukum, tetapi juga bentuk pengkhianatan terhadap masa depan generasi muda.

“Kita harus bertindak cepat dan tegas. Narkoba adalah racun yang membunuh dalam diam. Jangan sampai kita terlambat menyadarinya, terutama di daerah-daerah yang selama ini luput dari perhatian,” tandasnya.

Menutup pernyataannya, Musaffa menyampaikan pesan kuat:

“Penemuan di Masalembu harus menjadi alarm: laut dan pulau-pulau kita sedang dibidik oleh jaringan narkoba.”

“Jangan biarkan pulau-pulau kita berubah menjadi dermaga kematian bagi generasi muda.”

(jar/red)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak Generasi Maritim Unggul dan Bersertifikat
KSOP Kalianget Aktif Dukung Wet Drill Evakuasi Medis Kru Kapal Pan Marine 14 di Blok Maleo
Prajurit Kodaeral IX Asah Kemampuan Tempur, Puluhan Personel TNI AL Ikuti Latihan Menembak di Maluku Tengah

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:39 WIB

Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:05 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar

Berita Terbaru