DAPURPOS.Com, SUMENEP – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 25 pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Rotasi dan mutasi tersebut ditegaskan sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat pembangunan daerah.
Dalam arahannya, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian yang lazim dalam sistem pemerintahan. Menurutnya, penyegaran organisasi dibutuhkan untuk menghadirkan semangat kerja baru sekaligus memperkuat koordinasi antarlembaga agar program pembangunan berjalan lebih efektif.
“Rotasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam pemerintahan. Tujuannya untuk menghadirkan semangat baru, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mempercepat pembangunan di Kabupaten Sumenep,” ujar Achmad Fauzi Wongsojudo.
Bupati meminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan kerja masing-masing. Ia menekankan pentingnya kemampuan membangun komunikasi, kolaborasi, serta menjaga kesinambungan program dengan pejabat sebelumnya.
“Jangan pernah berhenti belajar. Bangun komunikasi yang baik dengan pejabat sebelumnya dan seluruh jajaran agar program pemerintah berjalan efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pesannya.
Achmad Fauzi juga memastikan bahwa seluruh pejabat administrator yang dilantik telah melalui proses evaluasi sesuai kebutuhan organisasi dan pertimbangan kinerja. Karena itu, ia berharap para pejabat mampu menunjukkan dedikasi, integritas, serta profesionalisme dalam menjalankan amanah yang diberikan.
“Pengangkatan ini telah melalui proses penilaian dan evaluasi. Saya berharap saudara-saudara mampu menunjukkan dedikasi, integritas, serta profesionalisme dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Khusus kepada para camat yang baru dilantik, Bupati menginstruksikan agar memperkuat sinergi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi kunci agar berbagai program prioritas pemerintah dapat dirasakan hingga ke tingkat desa.
Adapun 25 pejabat administrator yang dilantik terdiri atas enam pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah, tiga pejabat di Sekretariat DPRD, serta 16 camat yang akan memimpin sejumlah kecamatan di Kabupaten Sumenep. Pelantikan ini diharapkan semakin memperkuat efektivitas birokrasi dalam mendukung visi pembangunan daerah yang berorientasi pada pelayanan publik yang cepat, profesional, dan berkualitas. (adie/red)**






