BNN dan BAIS TNI Tangkap Gembong Narkoba Internasional Dewi Astutik di Kamboja

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wajah Pelaku Ketika Sedang Digelandang Oleh Petugas

Foto : Wajah Pelaku Ketika Sedang Digelandang Oleh Petugas

DAPURPOS.COM, JAKARTA – Upaya pemberantasan narkoba di Indonesia kembali mencatat capaian besar. Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil menangkap Dewi Astutik alias “Mami”, otak penyelundupan dua ton sabu jaringan internasional Golden Triangle.

Penangkapan jaringan kelas kakap ini dilakukan di Sihanoukville, Kamboja, ketika Dewi Astutik tengah dalam perjalanan menuju lobi sebuah hotel. Operasi dilaksanakan secara terencana dan melibatkan koordinasi lintas negara.

Pada Selasa (2/12) sore, Dewi Astutik dipulangkan ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dengan pengawalan ketat aparat gabungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BNN RI, Komjen Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa penangkapan ini menjadi pintu masuk untuk mengungkap struktur besar jaringan narkoba internasional yang mengalirkan sabu ke berbagai negara di Asia Tenggara.

“Dewi Astutik akan menjalani pemeriksaan intensif guna menelusuri sumber pendanaan, jalur logistik, serta aktor-aktor lain yang terlibat dalam jaringan Golden Triangle,” ujar Komjen Suyudi.

Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya proses penegakan hukum, tetapi juga bagian dari strategi memutus rantai suplai narkotika dari sumber produksi hingga distribusi.

Dewi Astutik sebelumnya telah masuk daftar buronan internasional setelah keterlibatannya terdeteksi dalam penyelundupan sabu dalam skala besar. Selain mengendalikan pasokan dari luar negeri, ia diduga berperan sebagai penghubung antar kartel narkoba lintas negara.

Sumber investigasi menyebutkan bahwa jaringan yang dikendalikan Dewi beroperasi melalui jalur laut menggunakan kapal logistik dan memanfaatkan pelabuhan-pelabuhan nonresmi.

Komjen Suyudi menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam memutus aliran narkoba yang masuk ke Indonesia.

“Ini bukti bahwa negara hadir dan tidak memberi ruang bagi pengedar narkotika. Perang melawan narkoba akan terus kami lanjutkan,” tegasnya.

Penangkapan ini disebut sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah penindakan narkoba di Indonesia. Pemeriksaan dan pengembangan kasus masih berlangsung, termasuk kemungkinan penangkapan tersangka tambahan baik di dalam maupun luar negeri.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Sumenep Kebut Pelimpahan Kasus Korupsi Dana Desa Pragaan Daya
Korupsi BSPS Sumenep Memanas, Lima Terdakwa Dituntut Penjara hingga 7 Tahun, Uang Pengganti Miliaran Rupiah
Babak Penentuan Korupsi BSPS Sumenep, Lima Terdakwa Hadapi Sidang Tuntutan, Publik Tunggu Langkah Jaksa
Sekda Nganjuk Diperiksa Kejari Terkait Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut, Status Masih Saksi
Proyek Diduga Gunakan Uang Negara Tanpa Papan Informasi, Siapa Penanggung Jawabnya?
Disorot DPRD, Mahasiswa, dan Publik, Sekdes Pagerungan Besar Akhirnya Mundur dari Jabatan Kepala PAUD
Kejari Sumenep Buka Sinyal Baru Kasus Korupsi Logistik KPU, Ekspose Segera Digelar
Menuju Vonis, Kasus Korupsi BSPS Sumenep Masuki Tahap Krusial

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:28 WIB

Kejari Sumenep Kebut Pelimpahan Kasus Korupsi Dana Desa Pragaan Daya

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:55 WIB

Korupsi BSPS Sumenep Memanas, Lima Terdakwa Dituntut Penjara hingga 7 Tahun, Uang Pengganti Miliaran Rupiah

Senin, 6 Juli 2026 - 13:27 WIB

Babak Penentuan Korupsi BSPS Sumenep, Lima Terdakwa Hadapi Sidang Tuntutan, Publik Tunggu Langkah Jaksa

Senin, 6 Juli 2026 - 13:20 WIB

Sekda Nganjuk Diperiksa Kejari Terkait Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut, Status Masih Saksi

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:34 WIB

Proyek Diduga Gunakan Uang Negara Tanpa Papan Informasi, Siapa Penanggung Jawabnya?

Berita Terbaru