Balap Liar di Jalan Diponegoro Sumenep Kian Meresahkan, Warga Minta Polisi Bertindak Tegas

- Redaksi

Minggu, 25 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Nampak anak anak muda yang menonton aksi balap motor liar di pinggir jalan Diponegoro.

Foto : Nampak anak anak muda yang menonton aksi balap motor liar di pinggir jalan Diponegoro.

Sumenep, Dapurpos.com – Aksi balap motor liar yang dilakukan sekelompok anak muda setiap malam Minggu atau Minggu dini hari di sepanjang Jalan Diponegoro, Kelurahan Bangselok dan Karangduak, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, kembali menuai sorotan tajam dari warga.

Terbaru, aksi balap liar terjadi pada Minggu dini hari (25/5/2025) sekitar pukul 01.30 WIB. Suara bising knalpot dan aksi ugal-ugalan para pelaku membuat warga setempat terganggu dan merasa terancam.

Menurut warga Bangselok, Saleh (40), aksi tersebut telah berlangsung lama dan menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apa yang mereka lakukan sangat meresahkan. Kami ingin membubarkan mereka, tapi khawatir terkena sanksi hukum,” ujarnya dengan nada kesal.

Warga lain juga menilai bahwa keberadaan penonton menjadi pemicu semangat para pelaku untuk terus melakukan aksi balap liar. Bahkan, mereka disebut kerap mempermainkan petugas keamanan yang melakukan patroli.

“Mereka sengaja beraksi saat petugas lengah. Ketika patroli datang, mereka kabur. Tapi setelah petugas pergi, mereka kembali lagi dan melanjutkan aksi,” tambah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Selain menimbulkan kebisingan yang mengganggu waktu istirahat warga, balap liar ini juga sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut. Tidak hanya itu, aksi ini menunjukkan lemahnya pengawasan dari orang tua terhadap anak-anak mereka.

“Kondisi ini mencerminkan rendahnya peran serta orang tua dalam mendidik dan mengawasi perilaku anak-anak mereka,” imbuh Saleh.

Warga berharap pihak Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, Polsek Kota, khususnya melalui Tim Elang Satlantas, dapat memperketat pengawasan dan rutin melakukan patroli di kawasan tersebut guna mencegah terulangnya aksi serupa.

Redaksi Dapurpos.com mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ikut menyaksikan aksi balap liar, karena kehadiran penonton justru memberi ruang bagi pelaku untuk terus melakukan kegiatan berbahaya tersebut. (red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Sumenep Kebut Pelimpahan Kasus Korupsi Dana Desa Pragaan Daya
Korupsi BSPS Sumenep Memanas, Lima Terdakwa Dituntut Penjara hingga 7 Tahun, Uang Pengganti Miliaran Rupiah
Babak Penentuan Korupsi BSPS Sumenep, Lima Terdakwa Hadapi Sidang Tuntutan, Publik Tunggu Langkah Jaksa
Sekda Nganjuk Diperiksa Kejari Terkait Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut, Status Masih Saksi
Proyek Diduga Gunakan Uang Negara Tanpa Papan Informasi, Siapa Penanggung Jawabnya?
Disorot DPRD, Mahasiswa, dan Publik, Sekdes Pagerungan Besar Akhirnya Mundur dari Jabatan Kepala PAUD
Kejari Sumenep Buka Sinyal Baru Kasus Korupsi Logistik KPU, Ekspose Segera Digelar
Menuju Vonis, Kasus Korupsi BSPS Sumenep Masuki Tahap Krusial

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:28 WIB

Kejari Sumenep Kebut Pelimpahan Kasus Korupsi Dana Desa Pragaan Daya

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:55 WIB

Korupsi BSPS Sumenep Memanas, Lima Terdakwa Dituntut Penjara hingga 7 Tahun, Uang Pengganti Miliaran Rupiah

Senin, 6 Juli 2026 - 13:27 WIB

Babak Penentuan Korupsi BSPS Sumenep, Lima Terdakwa Hadapi Sidang Tuntutan, Publik Tunggu Langkah Jaksa

Senin, 6 Juli 2026 - 13:20 WIB

Sekda Nganjuk Diperiksa Kejari Terkait Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut, Status Masih Saksi

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:34 WIB

Proyek Diduga Gunakan Uang Negara Tanpa Papan Informasi, Siapa Penanggung Jawabnya?

Berita Terbaru