cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

KICK OFF MEETING PENYUSUNAN PERENCANAAN JANGKA MENENGAH BAPEDDA SUMENEP TAHUN 2025 -2030

Sumenep. Rabu(15/05),Dapurpos.Com Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sumenep mengadakan acara kick off meeting penyusunan perencanaan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Sumenep Tahun 2025-2030. Bertempat di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Sumenep, Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala OPD, DPRD ,camat dan Jabatan Fungsional Perencana maupun kepala sub bagian perencanaan se-lingkungan Kabupaten Sumenep.

Dalam sambutannya Arif Firmanto, S.TP., M.Si Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep menyampaikan bahwa ada beberapa tahapan, dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMD) Kabupaten sumenep tahun 2025 – 2030 Yaitu:

1.Penyusunan rancangan teknokratik rpjmd, direncanakan selesai sebelum penetapan kepala daerah dan wakil kepala daerah, atau selambat-lambatnya bisa diselesaikan pada bulan Agustus 2024. Sehingga bisa tersosialisasi kepada bakal calon kepala daerah.

2.Penyusunan rancangan awal RPJMD direncanakan dimulai pada bulan Februari 2025 dan selesai pada bulan mei 2025.

3.Penyusunan rancangan akhir direncanakan dimulai pada bulan Juni 2025, untuk selanjutnya ditetapkan melalui peraturan daerah kabupaten sumenep pada bulan Agustus 2025.

Baca Juga :  DPRKPP Sumenep Siapkan Jadwal Mudik Gratis Kepulaun 2025

5.Penyusunan rancangan teknokratik RPJMD merupakan naskah akademik RPJMD, yang memuat kajian secara empirik dan ilmiah tentang Analisis gambaran umum kondisi daerah, yang meliputi aspek geografi dan demografi, kesejahteraan umum, dan pelayanan umum.

6.Perumusan gambaran keuangan daerah, meliputi analisa pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah,

7.Perumusan permasalahan pembangunan daerah, Penelaahan dokumen perencanaan lainnya, seperti RTRW, KLHS, RPJPD dan lainnya.

Kepala Bapedda Sumenep Arif Firmanto, S.TP., M.Si menambahkan perumusan isu strategis daerah yang akan dijadikan pedoman dan acuan dasar bagi pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam penyusunan visi misinya sebagai instrumen pembangunan berkelanjutan.

“Dalam pelaksanaan kegiatan hari ini, output yang akan dibangun memerlukan komitmen bersama seluruh stake holder, khususnya perangkat daerah di kabupaten sumenep untuk turut serta berpartisipasi aktif dalam mengikuti proses penyusunan rancangan teknokratik selama 3 (tiga) bulan ke depan,” ungkapnya.

Dengan percepatan penyelesaian penyusunan rancangan teknokratik, diharapkan kepada seluruh perangkat daerah, dapatnya mulai menyiapkan data serta permasalahan aktual sesuai tugas dan fungsinya. Desk perangkat daerah terkait penggalian isu strategis dan permasalahan, akan dilaksanakan dengan jadwal yang akan diatur kemudian pada sesi berikutnya.

Baca Juga :  Sejumlah Titik Proyek KDMP Tanpa Identitas dan Standar Keselamatan

Adapun maksud dari dilaksanakan kick off meeting ini yakni penyamaan persepsi dan perspektif dalam penyusunan dokumen perencanaan yang akan dilakukan tahun 2025-2030. Sehingga semua pihak memahami tahapan, alur dan mekanisme yang diperlukan.

Beberapa hal penting dalam timeline dan kegiatan penyusunan perencanaan disampaikan secara tegas dan rinci oleh kepala Bappeda melalui kalender perencanaan sebagai pengingat dan komitmen bersama agar dapat dipatuhi bersama.

“Saya persilahkan kepada tim ahli Universitas Brawijaya Malang, untuk dapat menyampaikan materi rancangan teknokratik RPJMD, berikut gambaran metode analisis yang akan digunakan, serta segmentasi kebutuhan datanya, sehingga dapat menjadi tambahan wawasan bagi kita semua yang hadir pada hari ini,” tutupnya. ***