cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

Komisi Pemilihan Umum Sumenep Selenggarakan Debat Pertama Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati

SUMENEP, Dapurpos.Com Debat publik pertama pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep bertempat di Ballroom Tuan Gubhe Uniba Madura, Sumenep, Jawa Timur. Sabtu malam (26/10/2024) .

Debat Publik digelar oleh KPU Sumenep, sebagai salah satu upaya untuk menyebar luaskan profil, visi dan misi serta program kerja para pasangan calon kepada masyarakat, memberikan informasi menyeluruh agar mengenal calon pemimpin yang akan dipilihnya pada tanggal 27 November 2024.

Dalam debat publik pertama tersebut mengambil tema mengenai strategi menangani permasalahan daerah untuk kemajuan masyarakat Sumenep, diantaranya :

1.Pendidikan

2. Lingkungan Hidup

3. Birokrasi Pemerintahan

Debat publik diawali dengan penyampaian visi dan misi dari ke dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.

Pasangan Calon nomor urut 1 KH Ali Fikri dan KH Muh Unais Ali Hisyam diberi kesempatan pertama untuk menyampaikan visi dan misinya,

“Kali ini kami membawa semangat perubahan dengan visi terwujudnya masyarakat yang adil makmur untuk semua, masyarakat kepulauan dan daratan,” kata Calon Bupati nomor urut 1 Ali Fikri.

Dikesempatan yang sama, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2, yang merupakan calon Bupati dari Petahana Achmad Fauzi Wongsojudo, bahwa pihaknya mengusung Visi dan Misi Sumenep Unggul Mandiri dan Sejahtera.

“Ada beberapa misi dalam sebuah program unggulan, peningkatan kompetensi dan peningkatan kesejahteraan guru, dan telah kami lakukan untuk menunjang pendidikan di Kabupaten Sumenep,” ungkap Achmad Fauzi.

Menurutnya, yang menjadi tolak ukur adalah Indeks Pembangunan Manusia di era dirinya memimpin semakin membaik, yang hari ini berada diangka 69,13%.

“Ini menunjukkan kerja seluruh aparatur struktural kami bekerja dengan baik, tentu dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat dan aspirasi guru yang ada dilingkungan pemerintah Kabupaten Sumenep,” jelasnya.

Sebelumnya, ketua KPU Sumenep, Nurussyamsi, debat kandidat merupakan salah salah sarana atau alat yang memang diatur dalam regulasi KPU, untuk memfasilitasi sosialisasi terhadap pemilih.

“Agar masyarakat umum khususnya Sumenep, bisa lebih detail lagi mengenal para calon yang akan mereka pilih,” ujarnya.

KPU Sumenep akan menggelar debat yang diatur oleh Pusat yaitu, sebanyak 3 kali debat, dan pihaknya tidak akan menggelar debat sesi khusus calon Bupati dan calon wakil Bupati.

“Debat ke 2 akan kami laksanakan pada tanggal 9 November dan debat terakhir (ke 3) akan dilaksanakan pada tanggal 20 November 2024,” pungkasnya.

Debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep berlangsung selama 120 menit, para pasangan calon dibatasi dengan waktu saat penyampaian visi misi, dan debat publik terbagi dalam enam segmen.