Lapangan Paberasan Riuh oleh Konkurs Perkutut

- Redaksi

Minggu, 21 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.COM – Suasana Lapangan Sepak Bola Paberasan, Kecamatan Kota Sumenep, Minggu (21/9/2025), mendadak riuh. Ratusan burung perkutut bersahut-sahutan melantunkan suara khasnya, memikat para pecinta burung dari berbagai penjuru Madura hingga luar daerah.

Ajang Konkurs Seni Suara Alam Burung Perkutut LPS 3 Putaran 7 Pengcam Kota ini berhasil menyedot lebih dari 600 peserta. Mereka datang dari Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, hingga luar Madura. Tak hanya diikuti para penghobi, deretan pelaku UMKM turut meramaikan suasana dengan berjualan makanan, minuman, dan aneka produk, sehingga atmosfer acara terasa seperti pesta rakyat.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, hadir langsung membuka kegiatan. Ia menegaskan bahwa konkurs perkutut bukan sekadar tradisi, melainkan wadah silaturahmi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah daerah memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini karena mampu menyatukan masyarakat. Konkurs perkutut tidak hanya ajang hobi, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan, menggerakkan ekonomi warga, sekaligus menjaga budaya. Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim kegiatan ini saya nyatakan dibuka,” ujar Bupati Fauzi.

Sementara itu, Kepala Desa Paberasan Rahman Saleh, SE, menyampaikan rasa bangganya karena desanya dipercaya menjadi tuan rumah.

“Kami senang sekali karena Paberasan bisa menjadi tuan rumah ajang besar ini. Selain memperkenalkan desa, kegiatan ini juga menghidupkan ekonomi warga, khususnya pelaku UMKM yang berjualan di sekitar arena,” katanya.

Rahman menegaskan pihaknya akan mendorong agar ajang ini menjadi agenda tahunan. Kehadiran peserta dari luar daerah dinilainya sebagai sarana promosi bagi Paberasan.

“Kami berharap ajang ini bisa rutin digelar, bukan hanya sekali-sekali. Selain menjaga tradisi, kegiatan seperti ini juga membawa manfaat nyata bagi warga, baik dari sisi silaturahmi maupun ekonomi. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, terutama Bupati Sumenep yang berkenan hadir langsung,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Matsin, Ketua Panitia Konkurs. Ia mengaku jumlah peserta tahun ini melampaui target.

“Pesertanya lebih dari 600, tidak hanya dari Sumenep, tetapi juga Pamekasan, Sampang, Bangkalan hingga luar Madura. Ini membuktikan bahwa seni suara alam perkutut masih sangat diminati dan mampu menyatukan pecinta burung dari berbagai daerah,” terangnya.

Panitia juga membuka berbagai kelas perlombaan, mulai dari Dewasa Bebas, Piyik Bebas, Piyik Junior, hingga Piyik Hanging, masing-masing dengan dua blok penilaian.

Dari pantauan media, riuh suara burung berpadu dengan tepuk tangan penonton menciptakan suasana meriah. Di sisi lain, pelaku UMKM tampak sibuk melayani pembeli, seolah menegaskan bahwa konkurs perkutut ini bukan hanya milik penghobi, tetapi juga pesta rakyat yang menghidupkan denyut ekonomi desa.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sumenep Tegaskan Sinergi Polri Jadi Kunci Stabilitas Daerah di Hari Bhayangkara ke-80
Aktivis Pemuda Sumenep Soroti Pernyataan Pemkab soal BBM Subsidi: Dinilai Tak Sesuai Fakta di Lapangan
Rangkap Jabatan Sekdes Jadi Sorotan, DPMD Siapkan Tindakan
Sekdakab Sumenep Soroti ASN yang Belum Kenakan Peci Hitam, Disiplin Jadi Sorotan
Kawal BSPS 2026, Sekda Tegas Tolak Pungli dan Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Muskab KORPRI Sumenep Jadi Ajang Konsolidasi ASN, Wabup Tekankan Profesionalisme Pelayanan Publik
Jangan Jadi Formalitas, Bupati Sumenep “Gedor” Peran TACB sebagai Penentu Arah Pelestarian Sejarah
Wabup Sumenep Pimpin Apel Gabungan, Serahkan Hibah Perahu untuk Desa di Kepulauan Kangean

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:42 WIB

Bupati Sumenep Tegaskan Sinergi Polri Jadi Kunci Stabilitas Daerah di Hari Bhayangkara ke-80

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:32 WIB

Aktivis Pemuda Sumenep Soroti Pernyataan Pemkab soal BBM Subsidi: Dinilai Tak Sesuai Fakta di Lapangan

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:25 WIB

Rangkap Jabatan Sekdes Jadi Sorotan, DPMD Siapkan Tindakan

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:52 WIB

Sekdakab Sumenep Soroti ASN yang Belum Kenakan Peci Hitam, Disiplin Jadi Sorotan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:34 WIB

Kawal BSPS 2026, Sekda Tegas Tolak Pungli dan Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Berita Terbaru