Proyek Embung di Dusun Talaga, Desa Karang Nangka, Diduga Sarat Kejanggalan

- Redaksi

Sabtu, 14 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bangunan embung yang diduga bermasalah

Foto : Bangunan embung yang diduga bermasalah

SumenepDapurpos.com Proyek pembangunan embung yang berlokasi di Dusun Talaga, Desa Karang Nangka, Kecamatan Rubaru, menjadi sorotan publik setelah ditemukan sejumlah kejanggalan yang memicu dugaan penyimpangan dalam pelaksanaannya.

Salah satu yang paling mencolok adalah tidak adanya papan nama proyek yang lazimnya menjadi kewajiban sebagai bentuk transparansi penggunaan anggaran negara. Ketiadaan informasi mengenai pagu anggaran, sumber dana, dan pelaksana proyek tersebut menimbulkan kecurigaan dari warga sekitar dan pemerhati pembangunan desa.

Pantauan media ini di lokasi proyek mendapati penggunaan tanah merah sebagai bahan campuran dalam proses pengerjaan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terkait kualitas dan ketahanan konstruksi embung yang seharusnya dirancang untuk menampung dan mengelola air secara optimal. Penggunaan bahan yang tidak sesuai spesifikasi teknis dapat berdampak pada daya tahan bangunan dan efektivitas fungsinya di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika dikonfirmasi, salah satu petugas penyuluh lapangan (PPL) Desa Karang Nangka mengaku belum mengetahui secara detail terkait proyek tersebut.

“Saya baru satu minggu bertugas di desa ini, jadi belum tahu banyak mengenai proyek embung itu,” ujarnya singkat, jumat (13/6/25) 

Minimnya informasi resmi serta respons yang tidak memadai dari pihak terkait semakin memperkuat dugaan bahwa proyek ini tidak dijalankan secara terbuka dan akuntabel. Warga berharap agar pihak berwenang segera turun tangan untuk melakukan audit dan memastikan tidak ada praktik korupsi dalam penggunaan dana bantuan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pemerintah desa maupun dinas terkait mengenai rincian proyek dan sumber anggaran hibah yang digunakan. (jar/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Sumenep Kebut Pelimpahan Kasus Korupsi Dana Desa Pragaan Daya
Korupsi BSPS Sumenep Memanas, Lima Terdakwa Dituntut Penjara hingga 7 Tahun, Uang Pengganti Miliaran Rupiah
Babak Penentuan Korupsi BSPS Sumenep, Lima Terdakwa Hadapi Sidang Tuntutan, Publik Tunggu Langkah Jaksa
Sekda Nganjuk Diperiksa Kejari Terkait Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut, Status Masih Saksi
Proyek Diduga Gunakan Uang Negara Tanpa Papan Informasi, Siapa Penanggung Jawabnya?
Disorot DPRD, Mahasiswa, dan Publik, Sekdes Pagerungan Besar Akhirnya Mundur dari Jabatan Kepala PAUD
Kejari Sumenep Buka Sinyal Baru Kasus Korupsi Logistik KPU, Ekspose Segera Digelar
Menuju Vonis, Kasus Korupsi BSPS Sumenep Masuki Tahap Krusial

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:28 WIB

Kejari Sumenep Kebut Pelimpahan Kasus Korupsi Dana Desa Pragaan Daya

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:55 WIB

Korupsi BSPS Sumenep Memanas, Lima Terdakwa Dituntut Penjara hingga 7 Tahun, Uang Pengganti Miliaran Rupiah

Senin, 6 Juli 2026 - 13:27 WIB

Babak Penentuan Korupsi BSPS Sumenep, Lima Terdakwa Hadapi Sidang Tuntutan, Publik Tunggu Langkah Jaksa

Senin, 6 Juli 2026 - 13:20 WIB

Sekda Nganjuk Diperiksa Kejari Terkait Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut, Status Masih Saksi

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:34 WIB

Proyek Diduga Gunakan Uang Negara Tanpa Papan Informasi, Siapa Penanggung Jawabnya?

Berita Terbaru